Scroll to Top

Real Madrid: Start Terburuk Era Jose Mourinho

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 25 Oct 2012

Real Madrid Start Terburuk Era Jose Mourinho

Kekalahan Real Madrid atas tuan rumah Borusia Dortmund 2-1 di Liga Champions dini hari tadi membawa Los Blancos harus tergeser ke peringkat kedua dalam klasemen sementara Grup D yang dilabeli grup neraka. Kekalahan ini juga membawa cerita lain. Urusan hasil Liga Champions, inilah start terburuk Jose Mourinho di Real Madrid. Dalam dua tahun sebelumnya, Madrid tak pernah kalah di babak penyisihan grup.

Kutukan di tanah Jerman. Real Madrid hampir selalu lumpuh ketika berhadapan dengan tim Bundesliga di kandang mereka. Entah itu Bayern Muenchen, Kaiserslautern, atau Hamburg. Dan kini, bertambah satu lagi klub Jerman yang bisa merontokkan Madrid, Dortmund. Gol Roberti Lewandowski dan Marcel Schelmer sukses membawa kemenangan penting pasukan Juergen Klopp 2-1.

Padahal, sebelum laga ini, Dortmund adalah sasaran Madrid menuai angka. Empat pertemuan berlalu, Los Blancos sukses menuai kemenangan di kandang. Plus, selalu membawa hasil seri ketika bertamu ke markas Dortmund.

Cerita pahit Madrid bertambah jika kita menyadari bahwa inilah start terburuk Los Blancos di Liga Champions pada era Jose Mourinho. Sebelumnya, babak penyisihan grup selalu menjadi ladang mudah bagi pasukan The Special One. Tengoklah prestasi Madrid di musim 2010-11 dan 2011-12.

Di musim pertamanya bersama Madrid, Jose Mourinho harus berhadapan dengan AC Milan (Italia), Ajax (Belanda), dan Auxerre (Perancis). Cuma AC Milan yang mampu mencuri satu poin dari El Real. Itu pun kala pertandingan berjalan di San Siro (2-2). Selebihnya, dalam lima laga lain (termasuk dengan Milan di Bernabeu), Los Merengues selalu menang.

Musim lalu, Madrid kembali bersua dengan Ajax. Selain itu, ada pula Dinamo Zagreb (Kroasia) dan Olympique Lyonnais (Perancis). Catatan lebih spektakuler dicapai: enam kemenangan dari enam pertandingan.

Kini, berlaga di grup maut, yang mempertemukan empat juara liga elite Eropa, memang tak mudah. Setelah sukses menaklukkan Manchester City (Liga Inggris) dan Ajax Amsterdam (Liga Belanda), Mesut Ozil dkk. teredam oleh Dortmund.

Harapan lolos ke babak berikutnya masih sangat besar. Toh Madrid punya dua laga kandang sisa. Namun, kekalahan ini harus menjadi sinyal penting jika Los Blancos ingin meraih gelar kesepuluh mereka tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda