Scroll to Top

Juventus: Ketika Gianluigi Buffon Mulai Pesimis Jalani Liga Champions

By Naqib Najah / Published on Friday, 26 Oct 2012

Apa jadinya bila sebuah klub pesimis menjalani kompetisi yang mereka ikuti? Juventus merasakan betul hal itu. Hasil imbang melawan FC Nordsjaelland dalam laga ketiga Liga Champions 2012/2013, membuat sang kapten Gianluigi Buffon menemukan masa depan buram bagi timnya.

Juventus berada dalam zona merah, demikian Buffon menyimpulkan keadaan timnya. Tiga kali menjalani laga Liga Champions dengan hanya meraih hasil imbang bukanlah capaian yang ideal. Terlebih, Shakhtar Donetsk kokoh di puncak klasemen grup E dengan gap empat poin dari si ‘Nyonya Tua’.

Tegas Buffon mengenai timnya:

“Ini adalah kompetisi yang sulit. Saya berkata kepada teman-teman, apa yang kita lakukan di Italia dan Eropa tidaklah cukup.”

Di putaran kedua fase grup, Juve akan berlomba-lomba dengan Chelsea yang juga meraih hasil negatif pasca kekalahan 2-1 dari Shakhtar Donetsk. Buffon menatap masa depan timnya terasa lebih sulit.

“[Untuk lolos] babak kedua kami harus bermain melawan Chelsea. Aku tahu itu akan sulit setelah meraih hasil imbang.”

Juventus dijadwalkan kembali bertemu FC Nordsjaelland Rabu, 7 November 2012. Lalu pada tanggal 20 Buffon dkk. akan melakoni laga berat dengan menjamu Chelsea di Juventus Arena. Sebagai partai puncak fase grup, Juve akan bertemu Shakhtar Donetsk 5 Desember nanti.

Mengenai kans timnya untuk lolos dari fase grup ini, Buffon tidak mau berharap lebih, tegasnya:

“Saya tidak tahu [apa yang akan saya lakukan]. Aku butuh pekerjaan, saya selalu butuh tantangan, saya selalu ingin memenangkan perlombaan. Hidup saya selalu seperti ini sejak aku masih kecil.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda