Scroll to Top

Peringatan 30 Tahun Produk IBM Personal Computer

By Ivan Azzam / Published on Thursday, 11 Aug 2011

Teknologi komputer semakin canggih saja, dahulu sekitar tahun 80-an komputer ukurannya besar, berat, dan hanya bisa melakukan beberapa tugas saja jika dibandingkan dengan sekarang, namun kini semua sudah berubah, siapa yang bisa mengira kini komputer (setidaknya perangkat dengan fungsi seperti komputer) bisa dibawa-bawa dalam saku?

Sejarah dari personal computer tersebut berawal dari sebuah konferensi pers yang dilakukan 30 tahun lalu. Pada 12 Agustus 1981, dikutip dari CNet News, IBM memperkenalkan produk personal computer pertamanya bernama IBM 5150.

Tentu produk tersebut jika dibandingkan dengan perangkat sekarang, tidaklah sebanding, meski memang saat itu adalah pencapaian besar dalam industri komputer. Apa yang menarik dari sebuah CPU besar, grafis yang masih hitam putih dan berbagai macam kekurangan lainnya. Bahkan IBM 5150 bukanlah yang pertama di bidang PC. Apple, Atari, dan Commodore juga pernah memproduksi microcomputer yang mendahului IBM. Lagipula produk IBM ini masih memiliki kelemahan dibanding rival yang sudah disebutkan sebelumnya.

Namun IBM 5150 ini menjadi tonggak revolusi dalam sejarah PC. Dia telah mengubah cara kita bekerja, berkomunikasi, dan memberi hiburan, dan memicu inovasi-inovasi baru seputar PC, sederhananya IBM 5150 mengubah dunia.

Karena IBM saat itu mempersiapkan komputer siap pakai. IBM menggunakan prosesor 8088 dari Intel saat itu, dan untuk sistem operasinya, IBM menginginkan kerjasama dengan Digital Research Inc., dan mendapat lisensi atas CP/M. Namun sayang DRI ragu dan memberi peluang pada perusahaan yang saat itu baru berdiri, Microsoft dan menawarkan sistem operasi alternatifnya, PC-DOS.

Di akhir dekade itu, industri PC mulai berkembang, IBM pun merasa perlu akan mengawasi dan mengembangkan sistem operasi miliknya sendiri. IBM pun membuat OS/2 masih merupakan kerjasama dengan Microsoft. Namun di waktu yang sama Microsoft mengembangkan sistem operasi saingan, yang kini dikenal Windows. Pecahlah kerjasama IBM dan Microsoft pada 1990 dan Windows pun mendominasi pasar sistem operasi PC. Namun, keputusan IBM saat itu, khususnya pada bagian memilih sistem operasi buatan perusahaan lain dan akhirnya memilih PC-DOS dari Microsoft daripada CP/M dari DRI memainkan peranan besar dalam pembentukan industri komputer saat ini.

Namun ini jugalah yang membuat IBM hengkang dari bisnis membuat PC dan membuatnya menjual divisi penjualan PC ke Lenovo seharga 1,75 milyar dolar pada 2005. IBM menyadari bisnis PC semakin terkomoditi, yang dimulai dari IBM 5150, dan kini, itu semua menjadi masa lalu.

Sekarang ini, pertumbuhan teknologi datang dari teknologi mobile, perangkat mobile. Smartphone dan tablet mulai mengambil alih fungsi PC, sebutlah mengirim surel/e-mail, browsing dan membuat dokumen atau menyunting, semua dilakukan dari dua perangkat tersebut.

Maka, IBM juga mulai berfokus pada perangkat komputasi yang lebih kecil, serta sensor untuk bisnisnya. Sensor sendiri adalah teknologi yang muncul dimana saja. IBM, perusahaan yang ahli dalam mengumpulkan dan menganalisis data berusaha menerapkan standarisasi agar kegiatan tersebut lebih berguna dan ada dimana-mana.

(disadur dari artikel Jay Greene)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda