Scroll to Top

Timnas Indonesia Tak Juga Beres, Suporter Gelar Aksi Protes

By Aditya / Published on Monday, 29 Oct 2012

Suporter Demo

Dualisme yang melanda Timnas Indonesia akhirnya memaksa pecinta tim Garuda turun ke jalan dan melancarkan aksi protes. Para suporter timnas menggelar gerakan damai di depan Pintu X, Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (28/10/2012) kemarin.

Ketua Koordinator Aksi Damai Mendukung Timnas Indonesia, Harri Baskoro Adiyanto, mengatakan, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap kisruh sepakbola Indonesia yang tak kunjung usai, dan justru berlarut-larut hingga memunculkan dua timnas.

Akibat polemik yang semakin parah, Timnas Indonesia semakin kering prestasi. Tak hanya itu, di peringkat FIFA, ranking Indonesia juga terus-menerus anjlok. Inilah yang membuat para pecinta sepakbola Indonesia menjadi cemas sekaligus geram.

Apalagi, pada akhir November 2012 mendatang, Timnas Indonesia akan berlaga di ajang bergengsi se-Asia Tenggara, yakni AFF Cup 2012 yang bakal digelar Thailand dan Malaysia. Para suporter tidak ingin Indonesia menjadi macan ompong di ajang tersebut.

“Konflik sepakbola yang berkepanjangan membuat prestasi Timnas Indonesia menurun. Konflik itu semakin diperparah dengan dibentuknya dua timnas menjelang berlangsungnya Turnamen Piala AFF 2012,” keluh Harri Baskoro Adiyanto.

Harri Baskoro Adiyanto melanjutkan, kedua kubu yang sedang bertikai, yakni PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin dengan timnas asuhan Nil Maizar dan KPSI pimpinan La Nyalla Mattalitti yang membentuk timnas tandingan di bawah komando Alfred Riedl, seharusnya tidak mementingkan ego sendiri dan berpikir demi kemajuan sepakbola nasional.

”Seharusnya masing-masing pihak menyadari pentingnya kebersamaan dan memahami bahwa Timnas Indonesia akan kuat apabila bersatu,” tandas Harri Baskoro Adiyanto.

“Melihat keputusan tersebut dan berkaca pada kesepakatan Joint Committee, seharusnya Timnas Indonesia dibentuk atas kesepakatan bersama antara PSSI dan KPSI. Apabila ini terwujud, pemain juga tidak takut untuk bermain di timnas, sebab prestasi terbesar seorang pemain adalah membela negaranya,” lanjutnya.

Harri Baskoro Adiyanto menambahkan, pihaknya akan menggelar aksi lagi di Bali saat Timnas Indonesia PSSI berlaga di turnamen Bali Devata Cup 2012 nanti. Selain itu, Harri Baskoro Adiyanto juga akan menggerakkan aksi di berbagai daerah.

“Aksi ini akan berlanjut dan tidak berhenti sampai di sini. Pada bulan November kami akan menunjukkan spanduk yang telah ditandatangani itu kepada Timnas Indonesia saat bertanding di Turnamen Bali Devata Cup,” ujar Harri Baskoro Adiyanto.

”Kami juga akan mengkoordinir aksi serupa untuk dilakukan di beberapa daerah Indonesia,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda