Scroll to Top

Jangan Asal Menklik Tombol Like di FB

By Ibnu Azis / Published on Monday, 29 Oct 2012

Facebook Unlike and Don't Like Button

Dari sebuah like berujung pundi-pundi uang. Tak banyak pengguna yang menduga jika FB Like bisa mendatangkan keuntungan bagi pemilik laman. Sayangnya banyak pengguna yang terjerat. Mereka asal menklik tombol Like dan tak mengerti ada bisnis gelap dibalik semua itu.

Daylan Pearce seorang ahli mesin penelusuran di Next Digital Melbourne Australia menjelaskan bagaimana cara kerja bisnis gelap ini. Modus yang dipakai sejatinya sangat sederhana. Pemilik laman mengumpulkan jempol dari laman yang dikelola. Jika jumlah like laman tersebut berjibun, laman ini kemudian dijual.

Pertanyaannya kemudian kepada siapa laman tersebut dilego? Umumnya laman ini akan dibeli oleh mereka yang ingin cepat terkenal. Mereka yang ingin populer dengan jalan instans. Tak hanya perorangan, brand pun kerap menjadi pelanggan dalam bisnis gelap ini.

Pertanyaan selanjutnya, berapakah harga laman ini? Daylan Pearce menyebut di kisaran USD 200 atau sekitar Rp 2 juta untuk 100.000 FB like. Jika mampu laman tersebut memiliki jutaan like, maka harga jualnya lebih mahal.

Modus penipu online ini sepele tatkala bekerja. Biasanya pemilik laman mengunggah gambar di Facebook yang kemudian memerintahkan fans mereka untuk menklik post yang dibagikan. Misalkan sebagai berikut.

“Klik Like jika kamu menyukai gambar ini” atau “ Klik Like dan lihat apa yang terjadi”.

Like diberikan karena pengguna menyukai sesuatu yang dibagikan atau percaya akan konten yang sedang mereka baca. Celakanya kepercayaan ini disalahgunakan dalam bisnis gelap tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda