Scroll to Top

Sekelompok Peternak di Perancis Ciptakan Biodiesel dari Lemak Bebek

By Ilham Choirul / Published on Friday, 12 Aug 2011

Kalau di Indonesia pohon jarak dijadikan sebagai bahan pembuat biodiesel, maka di desa St. Aquilin, Dordogne (Perancis), justru bahan utamanya adalah lemak bebek.  Di sana, ada lebih dari dua juta unggas yang dipiara oleh masyarakat setempat. Lemak bebek tersebut dijadikan  biodisel untuk menggerakkan traktor dan kendaraan lainnya.

Upaya ramah lingkungan itu dilakoni Jules Charmoy beserta 50 orang kawannya dengan mengumpulkan lemak unggas dari industri makanan yang ada. Tidak ketinggalan, minyak goreng dan lemak dari hewan lainnya juga dijadikan campuran. Tetapi, lemak bebek yang unsurnya paling dominan.

Cara membuatnya adalah dengan memanaskan lemak tersebut sampai suhu 49 derajat celcius. Maka, unsur air akan menguap setelah itu. Bahan alkohol dan potasium hidroksida lalu dimasukkan setelah panasnya diturunkan. Campuran tersebut didiamkan setelah dikocok sebelumnya. Lalu, biodiesel bisa ditemukan berada di bawah lapisan glycerol. Biodiesel ini bisa diaplikasikan dengan mencampurnya dengan solar pada perbandingan 30:70.

Kelompok peterenak tersebut mampu menghasilkan 20 ribu liter biodeisel pada tahun lalu. Jules Charmoy mengatakan, usaha kelompoknya itu bentuk kontribusi mereka untuk menyelamatkan lingkungan. “Kita jangan lagi cuma omong besar, lakukan sesuatu mulai dari yang kecil demi bumi kita,” katanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda