Scroll to Top

Persib Tampilkan Serangan yang Variatif dan Mematikan!

By Aditya / Published on Wednesday, 31 Oct 2012

Persib Firman Utina

Persib telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Setelah sebelumnya banyak mendapat kritikan karena kurang produktif, kali ini Persib Bandung memperlihatkan pola serangan yang variatif, bahkan mematikan. Buktinya, skuat asuhan Jajang Nurjaman mampu melibas tim sepakbola UPI dengan skor mencolok 13-1 dalam laga ujicoba yang digelar di Bandung beberapa hari silam.

Kehadiran para pemain yang sebelumnya harus memperkuat Timnas Indonesia bentukan KPSI, seperti Firman Utina, M. Ridwan, I Made Wirawan, Supardi, dan Jajang Sukmara ternyata memberikan pengaruh positif terhadap penampilan Persib.

Dalam laga melawan UPI kemarin, barisan gelandang berkualitas yang dimiliki Persib benar-benar menunjukkan kualitasnya. Harmonisasi antara Firman Utina, M. Ridwan, Atep, Asri Akbar, dan Mbida Messi sangat terlihat dalam membangun serangan dan mengirimkan suplai bola kepada Herman Dzumafo Epandi yang dipasang sebagai penyerang tunggal.

Hasilnya, 13 gol pun tercipta. Herman Dzumafo sendiri mampu melesakkan 6 gol dalam laga itu. Gol-gol lain diciptakan oleh Airlangga Sucipto yang masuk di babak kedua (3 gol), Mbida Messi (3 gol), dan Atep (1 gol).

“Adanya Firman Utina dan M.Ridwan, suplai bola terasa lebih mudah sampai ke depan. Sebagai penyerang, tentunya saya sangat senang dengan hal itu. Tinggal bagaimana saya mencari ruang dan kapan mengambil keputusan untuk melakukan tendangan dengan baik,” ujar Herman Dzumafo Epandi.

Ya, kehadiran para gelandang berkualitas di Persib memang menjadi berkah bagi striker jangkung asal Kamerun itu. Ketajamannya yang sempat menjadi sorotan dalam laga-laga ujicoba sebelumnya kini telah kembali.

“Permainan yang ditunjukan mereka (para gelandang Persib) memudahkan penyerang untuk mencetak gol. Bagi saya sendiri, karena memang sudah cukup tahu dengan tipe permainannya, jadi tinggal menunggu untuk mendapatkan umpan yang baik. Pergerakan saya hanya tinggal bagaimana caranya untuk mengecoh hadangan bek lawan,” ungkap mantan pemain PSPS Pekanbaru dan Arema ISL ini.

Absennya penyerang asal Jepang, Kenji Adachihara, yang sedang mengalami cedera pun tidak jadi masalah. Menurut Herman Dzumafo Epandi, para pemain lain bisa menambal lubang yang ditinggalkan oleh Kenji Adachihara.

“Apapun ceritanya, sekarang sudah tidak ada masalah (lini depan), tidak ada Kenji Adachihara pun ada pemain lain, tim sebesar Persib pemainnya sudah punya kualitas yang tidak jauh berbeda, jadi bisa menutupi satu sama lain. Apalagi dibantu dengan para gelandang yang baik,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda