Scroll to Top

PSSI Harus Perbaiki Komunikasi Publik!

By Agus Prasetyo / Published on Friday, 02 Nov 2012

PSSI ISL

Pengamat sepakbola dalam negeri M. Kusnaeni, beranggapan bahwa PSSI harus mulai berbenah untuk memperbaiki komunikasi publik. Ini tidak terlepas dari kondisi persepakbolaan Indonesia yang berlarut-larut terbelenggu dalam situasi konflik.

“Harus dijalin komunikasi publik yang bagus dan manajemen komunikasi yang tepat, karena selama ini saya melihatnya lemah sekali” ungkap M. Kusnaeni atau yang akrab disapa Bung Kus.

Setahun lebih PSSI dipimpin Djohar Arifin dilanda kisruh sepakbola dalam negeri. Tiga isu besar yang terus menjadi polemik di masyarakat adalah dualisme kompetisi IPL-ISL, kontroversi KPSI, dan seputar tim nasional.

Terkait timnas Indonesia, meski Piala AFF 2012 tinggal menyisakan tiga minggu lagi namun persoalan pemain ISL yang tak kunjung memenuhi panggilan untuk ikut pelatnas masih saja bergulir.

Di sisi lain, penilaian masyarakat terhadap timnas Indonesia pun dinilai sudah tak sama. Sebagian tetap mendukung, sebagian lain terkesan apatis.

“Yang paling berbahaya adalah situasinya sudah “to be or not to be. Yang apatis pada timnas sangat banyak. Masyarakat yang setia pada timnas takkan berdaya apabila timnasnya tak berdaya di Piala AFF” tegas Bung Kus.

Sayangnya selama ini, menurut Bung Kus, pihak PSSI dinilai kurang komunikasi dalam menjelaskan banyak hal lain yang sebenarnya juga perlu untuk diketahui publik.

“Hal-hal itu yang tak pernah dijelaskan oleh PSSI. Padahal perlu juga disampaikan mengenai peta persaingan di Piala AFF nanti bagaimana, lawan kita bagaimana, peluang-peluangnya seperti apa. Itu perlu dikomunikasikan kepada pers, publik, dan stake holder lain”

“Sehingga semua paham secara menyeluruh, tidak melulu soal Ahmad Bustomi jadi ikut timnas atau tidak” tambah Bung Kus seperti yang dilansir Detik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda