Scroll to Top

Persib Incar Bek Misterius Asal Australia Pengganti Naser Al Sebai

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 03 Nov 2012

umuh-muchtar

Kepastian ikut sertanya Persib Bandung dalam turnamen Celebes Cup II tinggal menunggu jam. Panpel menjamin, turnamen yang diprakarsai Makassar United (MU) ini tetap digelar. Meski terkendala masalah turnamen pemanasan menjelang ISL bergulir ini, Persib tetap berburu pemain. Menyikapi Naser Al Sebai, calon pemain anyar Maung Bandung, yang tak kunjung datang, Persib dikabarkan mengincar seorang bek asal Australia yang namanya dirahasiakan.

Kompetisi baru sebentar lagi bergulir. Persib terus memperbaiki seluruh sektor dalam skuad mereka. Tak terkecuali lini pertahanan. Setelah tak sepakat dengan Jamie Coyne, Maung Bandung sempat melirik Naser Al-Sebai. Namun, ternyata pemain Syria ini tak juga datang. Hal ini membuat Umuh Muchtar, manajer Persib, beralih haluan. Ia menyatakan, kubunya tengah mendekati seorang pemain Australia.

“(Kita) Sekarang sedang mendekati seorang pemain untuk pengganti Naser (Al Sebai). Dia dari Australia,” kata Umuh kepada Inilah.

Pemain misterius yang belum bisa dibeberkan namanya ini, disebut Umuh sudah mencapai kesepakatan kontrak dengan Maung Bandung. Masalah yang tersisa hanyalah DP semata. Bahkan Umuh berharap pemain ini akan datang minggu depan.

“Sudah tidak ada masalah (dengan pemain Australia tersebut). Kontrak sudah oke. Tinggal masalah DP-nya. Mudah-mudahan, minggu depan sudah bisa datang,” kata Umuh seperti dilansir oleh Persibholic.

Umuh menyebutkan, bek asal Australia ini adalah rekomendasi dari dirinya. Masalah akan direkrut atau tidak, akan dikembalikan kepada pelatih Maung Bandung. Djadjang Nurdjaman.

“Jujur saja (pemain) ini adalah rekomendasi saya. Finalnya (direkrut atau tidak) tetap di Djadjang,” kata Umuh.

Dan mengenai sang pemain misterius, Umuh sedikit ‘irit’ informasi. Ia membuat publik bertanya-tanya, siapa gerangan calon bek asing selain Abanda Herman ini.

“Pokoknya ada. Nanti juga tahu siapa pemain itu. Kalau dikatakan pernah bermain di Indonesia, bisa. (Dianggap) belum bermain di sini, juga bisa (dikatakan demikian),” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda