Scroll to Top

Indonesia Menduduki Peringkat 11 Negara Pembajak Software Teratas

By Admin / Published on Monday, 16 May 2011

Pembajakan SoftwareMeskipun Indonesia secara keseluruhan memiliki pemahaman yang cukup bagus tentang teknologi, tingkat pembajakan software di negeri ini masih tinggi menurut sebuah studi dari Business Software Alliance Indonesia (BSA), bersama-sama dilakukan dengan International Data Corporation (IDC).

Studi ini menegaskan bahwa nilai komersial dari perangkat lunak ilegal di kawasan Asia Pasifik mencapai $ 187 trilyun. Mereka juga mengklaim pendapatan global yang hilang akibat pembajakan perangkat lunak melonjak menjadi $ 59 miliar, hampir dua kali lipat nilai tahun 2003. Untuk Indonesia, studi ini mengatakan nilai komersial perangkat lunak tanpa lisensi yang diinstal pada komputer pribadi mencapai $ 1,32 miliar 2010. BSA mengatakan bahwa bukan hanya pengguna pribadi, namun masih banyak perusahaan tidak menyadari bahwa mereka menggunakan perangkat lunak ilegal

Perlu diketahui bahwa BSA adalah sebuah organisasi yang mempromosikan perlindungan hack cipta, jadi penelitian ini terbilang kurang objektif. Selain itu, BSA menetapkan jumlah tertentu dolar yang hilang untuk setiap tindakan pembajakan mengasumsikan bahwa setiap pembajak akan membeli perangkat lunak dengan harga penuh jika mereka tidak mencurinya. Ini jelas tidak mungkin, karena masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan software gratis, jika dipaksa untuk membeli, belum tentu mereka mau.

Namun demikian, tetap menarik untuk melihat bangsa mana dengan tingkat pembajakan tertinggi, dan mana yang paling rendah. Lihat grafik di bawah ini, dan perhatikan bahwa Indonesia menduduki peringkat nomor 11 pada daftar ‘Bad Guys’ tersebut.

Bajak Laut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda