Scroll to Top

Barcelona Bukan Tim dari Planet Lain

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 09 Nov 2012

Barcelona Bukan Tim dari Planet Lain

Barcelona bukan tim dari planet lain. Mereka bisa terkulai oleh Glasgow Celtic dengan skor 2-1 dalam lanjutan matchday 4 Liga Champions pada Kamis, 8 November 2012 lalu. Sebuah gol Lionel Messi di penghujung pertandingan, tak cukup menyelamatkan Barca dari kekalahan. Tumbangnya pasukan Tito Vilanova setelah serangkaian kemenangan, membuat media Spanyol bersuara unik. Sebutkanlah Marca, yang menyebutkan, “Barcelona juga manusia” atau AS yang memilih kalimat, “Tito Vilanova bisa juga dikalahkan.” Unggul ball possessions hingga 72% dan melepaskan 24 tembakan, tak pernah menjamin Barca meraih kemenangan dari Glasgow Celtic yang merayakan ulang tahun ke-125-nya dengan cara sensasional.

Taktik defensif yang rapi, penampilan gemilang penjaga gawang Fraser Forster, dukungan penuh fans, dan sedikit keberuntungan. Dengan bumbu spesial inilah Glasgow Celtic membawa Barcelona kembali menapak ke bumi. Kekalahan, membuat pasukan Tito Vilanova sejenak berhenti menciptakan rekor spektakuler. Ya, sebelum pertandingan ini, Barca tak terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir. Mendapatkan 11 kemenangan dan cuma Real Madrid yang bisa mencuri satu angka dari mereka. Dan untuk pertama kalinya dalam 12 laga terakhir, Barca cuma bisa mencetak sebiji gol dalam satu pertandingan.

Barcelona unggul ball possessions hingga 72% berdasarkan statistik UEFA. Bahkan, dalam rilisan Mundo Deportivo yang mengacu pada data yang disebarkan oleh lembaga yang sama kepada media, angka tersebut merentang hingga 89%. Jika dipecah menjadi data di babak pertama dan kedua, angkanya akan semakin menyesakkan fans Barca. Pada paruh kedua, dilansir Mundo Deportivo, Barcelona menguasai ball possessions hingga 96% dan Celtic hanya 4%.

Jika dihitung dalam menit kala bola ‘hidup’, maka pertandingan Glasgow Celtic vs Barcelona total berlangsung selama 59 menit dan 56 detik. Barca mendapatkan kesempatan mengontrol bola selama 53 menit dan 5 detik. Sementara itu, Celtic hanya memakai bola selama 6 menit dan 51 detik. Sebuah ‘sejarah’ baru di dunia sepakbola, ada tim dengan keunggulan seperti Barcelona.

Namun, kekalahan ini menjadi ironi tersendiri. Jika kita menggabungkan dengan pertandingan pertama kedua tim, ketika Barcelona menang 2-1, ada perbedaan yang cukup mengerikan. Dengan ball possession yang demikian sedikit, Celtic berhasil unggul dari Barca selama 96 menit.

Hal ini terhitung dari rentang 27 menit di Camp Nou ketika Giorgos Samaras sempat membawa Celtic unggul sebelum disamakan oleh Andres Iniesta. Plus, 69 menit di Celtic Park, setelah Victor Wanyama mencetak gol pembuka di menit 21.

Nah, jika Celtic yang miskin possessions berhasil unggul dari Barca selama 96 menit dalam dua pertandingan, maka Barca cuma bisa unggul dari klub Skotlandia selama 5 detik. Terhitung dari gol Jordi Alba di menit 94 hingga wasit meniup peluit panjang di Camp Nou.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda