Scroll to Top

Atletico Madrid vs Getafe 2-0: Bangkit Tanpa Radamel Falcao

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 12 Nov 2012

Atletico Madrid

Tanpa gol Radamel Falcao, Atletico Madrid sukses memenangi Derby Madrid menghadapi rival sekota, Getafe. Bermain di Vicente Calderon pada Senin, 12 November 2012, Rojiblancos memaksakan hasil pertandingan Atletico Madrid vs Getafe skor 2-0. Adrian Lopez menjadi pencetak skor Atletico vs Getafe. Hasil Liga Spanyol ini tetap membawa Atleti bertengger di peringkat kedua klasemen sementara La Liga.

Setelah terpuruk dalam dua pertandingan terakhir, pelatih Diego Simeone tidak mau main-main dalam pertandingan Atletico Madrid vs Getafe. Ia menurunkan skuad terbaik, termasuk trio Arda Turan-Adrian-Raul Garcia di belakang Radamel Falcao. Pelatih Getafe, Luis Garcia, menurunkan formasi mirip, 4-2-3-1, dengan bertumpu pada seorang Alvaro Vazquez.

Kedua tim memulai laga dengan kekuatan berimbang. Seiring berjalannya waktu, Atleti membuktikan bahwa duduknya mereka di peringkat kedua Liga Spanyol, bukan sebuah kebetulan. Sebaliknya, hantaman Valencia dan Academica tak cukup merontokkan mereka. Setelah lebih dari 20 menit berlalu, Atleti melenggang.

Adrian Lopez membawa Atletico berjaya di menit 24. Menerima umpan silang Gabi ke tiang jauh, Si Nomor 7 mengirim tandukan ke gawang Getafe. Kiper Miguel Moya bisa menepis, tapi bola lepas dari jangkauannya. Rebound Adrian tak tertahankan lagi. 1-0.

Menit 43, Radamel Falcao menunjukkan bahwa kehadirannya merepotkan pertahanan lawan. Rafael Lopez berupaya menanduk bola, menjauhkan dari Falcao. Namun, bola tersebut, yang bergulir ke arah Juan Rodriguez, disambar Arda Turan dengan bantuan tangannya. Dan inilah pertunjukan Si Nomor 10.

Ketika Radamel Falcao berlari ke tengah kotak penalti, ia melakukan trik seakan siap mengumpan bola kepada penyerang Kolombia. Miguel Moya yang serba salah, akhirnya melihat gawangnya terkotak oleh pemain Turki.  Sementara itu, Xavi Torres dan Alvaro Vazquez yang memprotes keterlibatan tangan Arda, menerima kartu kuning untuk protes berlebihan mereka wasit Joe Paradas Romero. 2-0 dan Vicente Calderon seperti sudah menemukan obat sebelum turun minum.

Lima belas menit pertama babak kedua dihabiskan Luis Garcia untuk memasukkan tiga pemain anyar: mulai dari Mane hingga penyerang muda Paco Alcacer. Upaya memperbaiki keadaan menjadi sia-sia ketika pada menit 72, bek kiri mereka, Rafael Lopez cedera. Getafe telah melakukan tiga pergantian pemain dan sisa waktu dihabiskan oleh 10 pemain di lapangan.

Pencarian gol tim tamu, seperti halnya Radamel Falcao dalam laga kali ini, menemui jalan buntu. Skor 2-0 bertahan untuk tuan rumah, dan Atletico kembali dalam perburuan gelar juara.

Atletico Madrid (4-2-3-1): 13-T. Courtois; 20-Juanfran, 23-Miranda, 2-D. Godín, 3-Filipe Luis, 14-Gabi, 4-Mario Suárez, 8-Raúl García (11-C. Rodríguez 66′), 10-A. Turan (21-E. Belözoglu 85), 7-Adrián (6-Koke 84′), 9-R. Falcao

Pelatih: Diego Simeone

Getafe (4-2-3-1): 1-Moyá; 20-Juan Valera (3-Mané 46′), 2-Alexis, 4-Miguel Torres, 15-Rafa; 22-Juan Rodríguez, 25-Xavi Torres (18-Lafita 60′); 14-Pedro León, 17-Diego Castro, 19-A. Barrada; 7-Álvaro (26-Paco Alcácer 60′)

Pelatih: Luis García

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda