Scroll to Top

PSSI Disalahkan Benny Dollo Soal Diego Michiels

By Agus Prasetyo / Published on Monday, 12 Nov 2012

Kasus penganiayaan yang melibatkan pemain Timnas PSSI, Diego Michiels, ternyata menarik perhatian pelatih senior Benny Dollo. Menurut Benny Dollo, apa yang terjadi pada Diego ini tidak terlepas dari langkah PSSI yang kurang tegas terhadap para pemainnya.

Menurut Benny Dollo yang kini menangani Timnas KPSI bersama Alfred Riedl, sebenarnya Diego Michiels adalah pemain yang bagus saat bertanding di lapangan.

Namun kenapa kasus ini bisa terjadi, Benny Dollo mengganggap karena para pemain kurang mendapat pengawasan ketika berada di luar latihan.

”Ini sangat kita sesalkan” ungkap Benny Dollo dalam diskusi di TV One, Minggu (11/11/2012).

Bendol (Benny Dollo) juga menuding, faktor pelatih menjadi salah satu penyebab ketidakdisplinan itu.

“Peran pelatih sangat besar, karena ia adalah sosok yang sangat lekat dengan pemain” tambahnya.

Alhasil bagi Bendol, masalah Diego ini setidaknya akan berpengaruh terhadap permainan Timnas karena dia adalah bek kiri yang berkualitas.

Bagi skuad timnas, Bendol juga yakin pasti akan ada perubahan permainan karena selama ini Diego dikenal sebagai pemain bertahan sekaligus mampu menyerang dengan baik.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Diego dilaporkan ke Kepolisian Sektor Metro Tanah Abang setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap MEF Paripurna.

Dugaan penganiayaan itu terjadi di bar Domain di Senayan City Jakarta, Kamis (8/11/12). Jumat malam, Diego bersama tiga rekannya ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Dan hingga kini, manajemen timnas Habil Marati masih terus mengupayakan agar Diego Michiels mendapatkan penangguhan tahanan sehingga tetap bisa memperkuat Timnas Garuda pada turnamen Piala AFF 2012 bulan ini di Malaysia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda