Scroll to Top

5 Penyebab Umum Wanita Sulit Hamil

By Ilham Choirul / Published on Friday, 16 Nov 2012

hamil

Anda sudah beberapa tahun tapi belum dikaruniai kehamilan? Masalah ini memang cukup sensitif di antara banyak pasangan yang mengalaminya. Kehadiran anak memang sangat dinanti dalam sebuah mahligai rumah tangga. Dialah penyenang bagi kedua orang tuanya dan penerus generasi dari sebuah keluarga besar.

Bahkan, sebagian pasangan merasakan stres kala kabar kehamilan tidak juga datang. Menurut studi terhadap wanita di Amerika ditemukan, kesulitan hamil pada wanita disebabkan masalah umum kehamilan dan perawatan infertilitas yang justru tidak membantu. Dikutip dari She Knows, ada lima masalah yang umumnya menjadi penghambat kehamilan pada wanita:

  1. Polycystic ovarian syndrome (PCOS). Sindrom ini muncul dari pengaruh ketidakseimbangan hormon yang menghambat ovulasi. Penderitanya menjadi sulit hamil di usia reproduksi yang masih optimal, karena haid tidak teratur. PCOS belum ditemukan obatnya. Namun, jika gejala sindrom ini muncul, sebaiknya segera memilih hanya mengonsumsi makanan sehat, berolahraga teratur, dan menjaga berat badan. Kadang penderita PCOS mendapat obat clomiphene, metformin, dan gonadotropin.
  2. Endometriosis. Ini adalah penyakit yang ditandai adanya jaringan rahim yang tumbuhnya ada di luar rahim. Endometriosis bisa sangat menyakitkan dan timbul pendarahan hebat. Dan, penyakit ini bisa menjadi penghambat kehamilan. Jaringan pada endometriosis dapat menghasilkan senyawa kimiawi yang meracuni sperma dan embrio.
  3. Usia menjelang tua. Usia optimal untuk hamil kurang lebih antara 20-an tahun hingga 35 tahun. Wanita yang sudah menginjak 30-an hingga 40-an tahun biasanya mulai sulit untuk hamil. Hal ini terkait kualitas sel telur yang dihasilkan. Semakin tua usia wanita, kualitas sel telurnya juga berkurang dibandingkan ketika masih muda. Peluang keberhasilan untuk hamil berbeda berdasar tingkatan usia.
  4. Mengalami penyakit tertentu. Saat seorang wanita memiliki penyakit tertentu, kadang ada yang merembet pada masalah reproduksi. Contohnya adalah tiroid, aktif terpapar asap rokok, dan diabetes. Ketiganya adalah masalah umum yang kerap ditemui pada wanita yang sulit hamil. Penyakit tersebut menurunkan kualitas reproduksi.
  5. Rendahnya jumlah sperma pria. Faktor keberhasilan kehamilan bukan hanya ditentukan dari pihak wanita saja. Ketika jumlah sperma pria sedikit ditambah pergerakan sperma kurang lincah, kemungkinan sperma membuahi sel telur juga kecil. Hal ini menjadi penghambat kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda