Anonymous Serang 658 Situs Israel, Bocorkan Data Unity Coalition for Israel

Anonymous Israel

Kelompok peretas Anonymous menklaim telah menyerang 658 situs Israel. Masih terkait dengan protes serupa, mereka bahkan membocorkan data personal donatur yang tergabung dalam Unity Coalition for Israel.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anonymous targetkan ke beberapa website Israel akibat serangan IDF ke Gaza. Kala itu mereka telah mempersiapkan serangan DDoS (Distributed Denial of Service) ke 40 website Israel.

Setidaknya ada 658 situs yang telah diklaim berhasil dilumpuhkan oleh Anonymous kali ini. Mereka melancarkan aksi tersebut dengan operasi yang bernama #OpIsrael.

Anonymous menklaim jika berhasil meretas situs pemerintah (Departemen Luar Negeri) hingga situs lokal (pariwisata). Sebagian besar dari situs yang diretas tersebut adalah subdomain dari situs yang sama.

Website yang berhasil diretas menampilkan pesan dan gambar yang mendukung Palestina. Sebagian situs menampilkan gambar sosok pria yang memakai keffiyeh Palestina yang bertulisan pesan:

“Serangan ini adalah tanggapan atas ketidakadilan bagi rakyat Palestina”.

Sementara itu pemerintah Israel mengamini jika situsnya telah mengalami 44 juta upaya hacking. Namun mereka menklaim hanya 1 upaya Anonymous yang berhasil. Demikian tulis CNET News.

Menteri Keuangan Israel Yuval Steinitz mengatakan pada Reuters jika upaya Anonymous hanya berhasil selama 10 menit sebelum akhirnya situs tersebut kembali normal.

“Divisi Komputer Kementerian akan terus memblokir jutaan serangan cyber. Kami sedang menikmati buah dari investasi dalam beberapa tahun terakhir dalam mengembangan sistem pertahanan komputerisasi,” ujarnya.

Sementara itu The Next Web menulis jika Anonymous berhasil membocorkan data informasi personal lebih dari 3.000 individu pro Israel. Mereka adalah para donatur yang tergabung dalam Unity Coalition for Israel.

Setidaknya Anonymous  menklaim mendapatkan data personal seperti nama, alamat, telepon, hingga email. Tak hanya itu saja dalam daftar tersebut termasuk informasi beberapa Senator Amerika Serikat.

Komentar Anda

Leave A Response