Scroll to Top

Timnas Indonesia: Diego Michiels Sengaja Dijegal?

By Agus Prasetyo / Published on Wednesday, 21 Nov 2012

Timnas Indonesia telah berangkat ke Malaysia untuk mengikuti Piala AFF 2012. Dan dalam skuad yang diumumkan PSSI, nama Diego Michiels juga tidak tercantum dalam 22 nama skuad Timnas Indonesia.

Kasus yang dihadapi Diego Michiels ini, ternyata sangat menyedot perhatian luas masyarakat terutama pencinta sepakbola Indonesia. Salah satunya adalah Direktur Umum Persija IPL, Bambang Sucipto.

Ketika dimintai komentarnya, Bambang memiliki analisa tersendiri terkait dengan kasus yang menimpa Diego Michiels.

Bambang beranggapan jika kasus yang menimpa pemain naturalisasi asal Belanda itu sudah direkayasa sebelumnya.

“Saya mempunyai firasat tersebut sudah lama. Tepatnya, ketika Diego Michiels bergabung pertama kali dengan kami (Persija IPL)” ungkap Bambang.

Semenjak bergabung dengan Persija IPL, Bambang selalu menasehati Diego agar bertindak sewajarnya saja. Dirinya juga menasehati agar kekasih Nikita Willy itu tidak terlalu sering keluar malam, untuk menikmati gaya hidup malam.

“Kemudian, saya dengan hati-hati menjaga Diego. Dia selalu saya wanti-wanti untuk bertindak sewajarnya dan jangan lagi ke luar malam serta menikmati gaya hidup malam.

“Sebab, saya memiliki firasat ada yang ingin menjegal dia. Ternyata, firasat tersebut terbukti benar pada satu tahun kemudian” tambah Bambang seperti yang dilansir Bola.

Bambang pun menilai bahwa ada kekuatan besar yang sengaja merekayasa kasus ini. Terutama kaitannya dengan “penggembosan” kekuatan Timnas Indonesia di bawah naungan PSSI Djohar Arifin.

“Saya menilai ada kekuatan besar yang sengaja merekayasa kasus ini. Selain itu, seperti upaya untuk menggembosi kekuatan tim nasional Indonesia senior. Diego itu anak yang baik dan disiplin latihan” tutup Bambang.

Saat ini Diego tengah ditahan terkait dengan kasus pengeroyokan kepada Meff Paripurna di sebuah tempat hiburan kawasan Senayan Jakarta Selatan.

Diego telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 170 ayat 2 dan 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda