Scroll to Top

Penyebab Ketombe dan Cara Mengatasinya

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 22 Nov 2012

ketombe

Ketombe menjadi salah satu yang “ditakuti’ wanita dalam urusan penampilan. Bagusnya busana atau pun tata rias yang dikenakan tidak lantas memberikan kontribusi berarti ketika ketombe banyak bertaburan di pundak. Memang tidak semua wanita lalu tidak pede dengan kehadiran ketombe. Tapi, wanita yang terlalu mempedulikan penampilan akan berpendapat bahwa ketombe merusak kepercayaan diri.

Mari kita tengok penyebabnya. Jika Anda adalah orang yang kerap mengalami stres cukup tinggi, maka itu bisa menjadi  alasan kemunculan ketombe menurut ahli kosmetik dermatologis. Selain itu, rambut yang tidak dirawat dan cenderung kotor menjadi alasan kulit kepala menjadi mudah berketombe.

Namun sekarang ini, ketombe juga bisa muncul dari perawatan yang salah terhadap rambut. Contoh paling gampang adalah ketidakcocokan rambut dan kulit kepala terhadap penggunaan kosmetik tertentu. Bisa jadi, Anda memakai sampo yang sifatnya cukup keras buat tipe rambut Anda. Pemakaian hair spray, krim rambut, gel rambut, dan produk untuk rambut lainnya yang menimbulkan sensitivitas bagi “mahkota kepala” dapat pula memicu hadirnya ketombe.

Ketombe bisa menyerang siapa saja, baik pria atau wanita, pada berbagai jenjang usia. Usia 15-25 tahun adalah masa yang paling memungkinkan untuk mendapati ketombe di kepala. Pengelupasan kulit kepala ini kerap dialami saat beragam bahan kimia untuk rambut tidak mampu diadaptasi.

Cara efektif dan cepat untuk menangani ketombe adalah memakai sampo yang tepat bagi rambut. Mungkin, antara rambut Anda dengan saudara Anda, perlu jenis sampo yang berbeda mengikuti tipe rambut yang dimiliki.  Jika kulit rambut Anda sensistif dan kering, pilih sampo yang ringan. Untuk kulit rambut berminyak, pakai saja sampo yang sekaligus bekerja melawan jamur.

Frekuensi berkeramas pun mesti diperhatikan. Kalau kulit kepala kering – yang biasanya memunculkan ketombe kering – sebaiknya tidak berkeramas setiap hari agar tidak menambah parah hadirnya ketombe. Jika sebaliknya, atau kulit rambut berminyak, baiknya berkeramasa sesering mungkin. Setelah berkeramas, lebih baik rambut Anda dibiarkan kering secara alami daripada memakai pengering rambut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda