Scroll to Top

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Tak Ada dalam Tim Terbaik Dunia

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 24 Nov 2012

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Tak Ada dalam Tim Terbaik Dunia Sepanjang Masa

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo boleh saja menjadi dua pemain terbaik dunia dalam beberapa tahun terakhir. Namun, bukan berarti mereka dimasukkan dalam tim terbaik dunia sepanjang masa versi Johan Cruyff. Ya, mantan pemain sekaligus pelatih Barcelona tidak mencantumkan King Leo dan CR7 dalam formasi idamannya. Cruyff lebih suka memasukkan nama Pele, Diego Maradona, dan Garrincha dalam trio penyerangnya.

Dengan rentetan gol mereka yang begitu mengerikan, banyak yang mungkin berpikir, semestinya Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo masuk dalam tim terbaik dunia sepanjang masa. Johan Cruyff ‘melawan arus pemikiran’ ini. Dalam skuad terbaik dunia versinya, tidak ada nama King Leo dan CR7 di barisan penyerang. Bagi Cruyff, keduanya kalah dari tiga penyerang lain yang lebih memukau: Pele, Diego Maradona, dan Garrincha.

Johan Cruyff memilih formasi 4-3-3 untuk menyusun tim terbaik dunia sepanjang masa versinya. Di posisi kiper, ada Lev Yashin, penjaga gawang timnas Uni Sovyet pada pertengahan 1950-an hingga 1960-an. Trio bek di depan Yashin adalah Carlos Alberto (Brasil), Franz Beckenbauer (Jerman), dan Ruud Krol (Belanda).

Empat gelandang yang dipilih Cruyff adalah mantan anak asuhnya: Pep Guardiola (Spanyol), lantas Bobby Charlton (Inggris), Alfredo Di Stefano (Argentina/Kolombia/Spanyol), dan Piet Keizer (Belanda). Sementara, trio di depan, seperti sudah disebutkan, adalah Diego Maradona (Argentina), Pele (Brasil), dan Garrincha (Brasil).

Meski tidak mencantumkan nama Lionel Messi dalam skuad terbaik dunia versinya, bukan berarti Cruyff tidak menaruh respek pada King Leo. Baginya, Messi adalah calon paling matang untuk meraih Ballon d’Or tahun ini. Ukuran tubuh Messi yang mini, membuatnya bisa menciptakan keajaiban demi keajaiban

“Hal yang paling mungkin terjadi adalah, Messi menang (Ballon d’Or). Ini tentu pilihan yang subjektif. Yang jelas, Messi bertubuh mungil, sehingga demikian lincah ketika menggiring bola. Semua yang dikerjakannya, bagaikan sihir, karena kemungilan dan kelincahannya tersebut,” kata Cruyff.

Andai memenangi Ballon d’Or 2012, Lionel Messi akan tercatat memenangi gelar ini empat tahun berturut-turut. Tiga di antaranya terjadi ketika Ballon d’Or resmi ‘diakui’ oleh FIFA. Sementara itu, andai Cristiano Ronaldo yang berhasil memenangi Ballon d’Or, ini adalah gelar keduanya setelah tahun 2008, ketika masih bergabung dengan Manchester United. Tempat yang kini tengah merindukan sang anak kesayangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda