Scroll to Top

Malaga vs Valencia 4-0: Pembantaian di La Rosaleda

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 25 Nov 2012

Malaga vs Valencia 4-0

Malaga sukses meraih kemenangan besar ketika menjamu Valencia dalam lanjutan pekan ke-13 Liga Spanyol pada Minggu, 25 November 2012. Bermain di kandang sendiri, pasukan Manuel Pellegrini seperti tak segan-segan untuk menciptakan hasil pertandingan Malaga vs Valencia skor 4-0. Francisco Portillo, Javier Saviola, Roque Santa Cruz, dan si anak ajaib Isco menjadi pencetak skor Valencia vs Malaga. Hasil Liga Spanyol ini membuat Malaga meraih kemenangan pertama dalam enam laga terakhir di semua kompetisi.

Dua tim yang baru saja berjuang untuk Liga Spanyol di Liga Champions pertengahan pekan ini, berhadapan dalam laga Malaga vs Valencia. Kubu tuan rumah tengah merindukan kemenangan. Pasalnya, meski sudah resmi menjadi juara Grup C di Liga Champion, faktanya Joaquin Sanchez dkk. tak lagi merasakan nikmatnya kemenangan sejak awal November.

Dan dewi fortuna tampaknya memang tengah jatuh cinta pada Malaga. Tidak butuh waktu lama untuk menggedor Valencia, tim yang tak tersentuh kekalahan dalam enam laga terakhir. Francisco Portillo yang menggoda media dengan aksi-aksinya, menjadi pembuka skor di Taman Mawar. 1-0 dalam waktu tujuh menit. Dan pembantaian akan terjadi di tempat ini; meski butuh waktu lama untuk melakukannya.

Sepanjang pertandingan, Isco layak diacungi jempol. Si bocah ajaib menjadi pengatur permainan. Hal yang membuat orang-orang Spanyol akan kecewa jika tahun depan namanya tidak dimasukan ke dalam daftar pemain Spanyol. Dan penampilan cantik Malaga inilah yang kemudian menghasilkan tiga gol berturut-turut ketika laga tinggal bersisa 15 menit.

Kematian Valencia berdenting di menit 75. Ketika itu, Si Kelinci Javier Saviola menerima umpan Portillo di dalam kotak penalti lawan, dan sebuah sepakan cukup untuk menaklukkan Diego Alves. Gol yang memiliki gaya serupa dengan gol pertama Malaga. Perdarahan Valencia semakin banyak ketika Roque Santa Cruz yang baru masuk di menit 78, menambah pesta La Rosaleda.

Banjir kartu kuning karena lapangan yang kurang layak, berpuncak pada menit 84. Adil Rami yang 10 menit sebelumnya sudah diperingatkan wasit Cesar Muniz, tak kuasa menerima pengusiran dari sang pengadil lapangan. Mauricio Pellegrino yang sudah melakukan tiga pergantian pemain untuk menambah daya gedor, akhirnya tak bisa tidak mesti menerima gol keempat dari sang bintang lapangan.

Isco menutup laga dengan sepakannya di menit 92, membangkitkan Malaga yang sempat ‘terlelap’ ke peringkat keempat. Posisi ini mungkin akan terkunci karena Levante yang berpeluang menggeser mereka, akan bertemu dengan Barcelona. Taman Mawar berbahagia di atas penderitaan sesama peserta Liga Champions. Kelas seorang Manuel Pellegrini dari pelatih lain yang nama belakangnya cuma terpisah satu huruf.

Malaga (4-2-3-1): 13. Willy Caballero; 2. Gámez, 5. Demichelis, 3. Weligton, 18. Eliseu; 6. Camacho, 8. Toulalan (20. Buonanotte ’90); 7. Joaquín (24. Santa Cruz ’78), 22. Isco, 19. Portillo; 9. Saviola (11. Seba Fernández ’85)

Valencia (4-2-3-1): 1. Diego Alves; 14. Barragán, 4. Rami, 20. Ricardo Costa, 3. Cissokho; 5. Gago, 24. Tino Costa (21. Parejo ’79); 17. Guardado (11. Piatti ’69), 8. Feghouli, 10. Banega (7. Jonas ’55); 16 Valdez

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda