Scroll to Top

Patutkah Sosial Media Disalahkan Atas Kerusuhan London?

By Aisyah Indarsari / Published on Monday, 15 Aug 2011

Suasana mencekam yang dalam minggu lalu terus menghantui London akhir-akhir ini mulai mereda. Kerusuhan yang banyak menimbulkan kerugian material itu sempat menuding sosial media sebagai salah satu penyebabnya.

Kerusuhan yang terjadi dipicu karena kematian seorang penduduk sipil bernama Mark Duggan, 29 tahun, oleh seorang polisi setempat, bahkan memicu David Cameron, Perdana Menteri Inggris, untuk memblokir penggunaan Twitter dan Facebook. Walaupun akhir-ahkir ini justru didapat kesimpulan bahwa pemicu huru-hara ini lebih disebabkan karena Blackberry Messanger.

Menurut Guardian, “Para perusuh tampaknya melakukan setting status pada BBM nya untuk memberitahu teman-temannya bahwa mereka akan keluar menjarah, dan menyampaikan pesan tersebut kepada sesamanya untuk menentukan tempat terbaik penyerangannya”.

Meskipun sempat dituding sebagai pemicu kerusahaan, bagaimanapun juga, Twitter memang memiliki andil sebagai media yang paling responsif memberitakan informasi yang terjadi selama kerusuhan tersebut. Dan yang paling menarik menurut Buzzom, masyarakat menggunakan Twitter dan Facebook untuk akhirnya berusaha membersihkan kerusuhan tersebut, berperang melawan para perusuh.

Mengenai kerusuhan dan hubungannya dengan sosial media, seperti yang dikutip dari SocialMediaToday, “Twitter, BBM, Facebook dan SMS hanya merupakan alat komunikasi. Jika orang-orang tidak menggunakannya untuk mengorganisir suatu kerusuhan, para pelaku tersebut akan dengan mudahnya mencari media lain untuk melakukan perbuatan itu. Sungguh suatu hal yang bodoh untuk menyalahkan sosial media sebagai penyebab kejadian yang terjadi baru-baru ini”.

Bagaimanapun juga, jejaring sosial hanyalah merupakan alat. Penggunanyalah yang dapat memanfaatkannya untuk kepentingan baik, atau perbuatan buruk. Akhirnya keputusan kembali kepada orang-orang dibalik kecanggihan teknologi ini.

Mampukah Anda masyarakan Indonesia memanfaatkan teknologi ini untuk sesuatu yang bermanfaat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda