Scroll to Top

Real Madrid: Perburuan Liga Spanyol Berakhir di bulan November?

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 26 Nov 2012

Real Madrid

Real Madrid seperti menemui jalan buntu di pekan ke-13 Liga Spanyol. Selang 23 jam setelah mereka didepak 1-0 oleh Real Betis  di Benito Villamarin, Barcelona menggasak Levante 0-4. Jarak yang semula 8 angka, merentang ke 11 poin. Harian Marca mencantumkan judul yang cukup telak, ‘Liga Berakhir di Bulan November’. Benarkah dengan jarak 11 angka, Real Madrid tak bisa lagi mengejar Barcelona?

Gol Benat di menit 14 mungkin terlalu awal untuk pasukan Jose Mourinho. Namun, lini tengah yang layu membuat Madrid tak bisa mengejar gol tersebut. Kedigdayaan mereka di laga melawan Athletic Bilbao dan Manchester City lenyap. Los Merengues kalah, dan kini tertinggal 11 angka dari Barcelona. Keterbalikan musim lalu. Ketika itu, Los Blancos sempat memimpin 10 angka dari Barca dan akhirnya memenangi La Liga dengan selisih 9 poin. Berakhirkah perjuangan Real Madrid mempertahankan gelar musim ini?

Terlalu dini untuk menilai. Yang jelas, kini Los Blancos terjerat kutukan angka 13. Mereka baru mengumpulkan 26 poin dari 13 pertandingan. Artinya, dari 39 poin yang mungkin diraih, ada total 13 angka yang hilang dari genggaman tangan. Jika dibuat rata-rata, maka setiap pertandingan pasukan Jose Mourinho kehilangan 1 angka.

Laga tandang menjadi sorotan tajam. Musim lalu, Real Madrid cuma sekali terjungkal kala tak bermain di Santiago Bernabeu. Levante menjadi satu-satunya klub tuan rumah yang bisa merampas tiga angka dari Los Blancos. Namun kini, sudah ada tiga tim yang merontokkan Madrid. Getafe di Colisseum Alfonso Perez, Sevilla di Ramon Sanchez-Pijzuan, dan terakhir Real Betis. Catatan Madrid di partai away pun cukup buruk. Mereka hanya mengantongi 10 angka dari 7 partai. Niatan mengulang prestasi musim lalu: meraih 16 kemenangan, 2 seri, dan sekali kalah di partai away, sudah tertutup.

Harapan yang tersisa adalah memenangi seluruh partai kandang, lebih berfokus kala menjalani laga tandang —para punggawa Los Blancos biasanya kehilangan energi kala berlalu dari Bernabeu—. Plus, berharap Barcelona dan Atletico Madrid tersandung dalam beberapa pertandingan. Bukan tidak mungkin, meski sangat mustahil, Madrid menyapu 25 kemenangan dalam 25 partai terakhir untuk mendapatkan 101 angka, sebji poin lebih baik daripada musim lalu.

Namun, sebelum merangkai misi paling mustahil, Madrid mesti membuktikan kualitas mereka ketika bertemu tetangga sebelah, Atletico, dalam Derby Madrid akhir pekan ini. Rojiblancos musim ini lebih digdaya dari Real Madrid jika melihat hasil pertandingan. Andai mampu memetik kemenangan dalam laga tersebut, Madrid masih bisa memperpanjang napas di Liga sekaligus memberi terapi mental untuk sang tetangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda