Scroll to Top

9 Model FB Scam yang Sering Dijumpai

By Ibnu Azis / Published on Wednesday, 28 Nov 2012

Facebook Tag

Apa arti 1 miliar pengguna bagi Facebook, sebuah peluang atau justru ancaman? Semakin banyak pengguna sejatinya makin banyak resiko yang ditanggung mereka. Scam misalnya. Berikut 9 model FB scam yang paling sering dijumpai.

1. Cari tahu siapa yang telah melihat profil FB kamu!

Scam ini menklaim jika mereka memiliki aplikasi yang mampu menyajikan data pengguna FB yang melihat profil Anda. Masih teringat dengan Friendster? Mungkin fitur yang dijanjikan semacam itu.

Jangan percaya dengan iming-iming aplikasi tersebut. Sebab hal ini tak mungkin. Facebook tidak mengizinkan developer aplikasi untuk mengekslorasi data tersebut.

2. Free items and gift cards, iming-iming pemberian hadiah

Tawaran ini sering muncul di news feed untuk pengguna yang ikut sebuah survei yang dilakukan. Jangan iyakan ajakan survei tersebut. Jika terlanjut klik tautan, segera tinggalkan laman.

3. New Facebook features, iming-iming tawaran fitur baru FB

Beberapa aplikasi menjanjikan menyajikan fitur baru Facebook. Mengubah warna tampilan background FB misalnya. Ingat, hanya instal aplikasi ini dari developer terpercaya.

Bagaimana cara mengetahuinya? Cara yang paling mudah adalah membaca testimoni atau review pengguna yang telah mencoba aplikasi atau tool tersebut.

4. Free iPad & iPhone

Iming-iming di atas biasanya dilakukan oleh para internet marketer. Ini semacam trik marketing yang menawarkan iPad dan iPhone bagi pengguna.

5. Free Facebook Credits

Bagi yang gemar nge-game pasti akrab dengan istilah Facebook Credit. Nah hati-hati jika menjumpai tawaran Facebook Credit gratis. Sebab seringkali iming-iming tersebut berujung scam.

6. Breaking News

Scammers kerap menjebak korban dengan tautan yang menklaim memiliki konten berita faktual, heboh, atau breaking news. Jangan terpancing dengan konten ini. Alangkah lebih baiknya Anda mencek berita tersebut dengan media online terpercaya bilamana memang penasaran.

7. Help, I need your help and money!

Sering menjumpai kalimat di atas? Biasanya pola seperti itu muncul di inbox atau spam email. Kini telah menjalar ke Facebook. Jangan asal percaya dengan permintaan tersebut.

8. Berita heboh, hoax, dan cerita palsu

Intinya scammers ingin menarik perhatian Anda dengan konten di atas. Setelah Anda tertarik dan penasaran, maka bisa dipastikan bakal menklik tautan yang ada. Jangan terkecoh dengan berita/cerita hoax. Cek lintas media. Misal dengan media online.

9. False privacy setting, pengaturan privasi palsu

Tiba-tiba saja Anda menerima email tentang pemutakhiran pengaturan privasi. Anda diminta untuk login ke Facebook dan mengubah pengaturan itu. Jangan asal percaya dengan email ini. Langkah yang paling mudah yakni memerhatikan alamat (email) pengirim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda