Scroll to Top

Toyota Akan Membuat Baterai Wireless Charging

By Ilham Choirul / Published on Friday, 30 Nov 2012

baterai

Toyota memandang baterai jenis lithium ion kurang bisa diandal sebagai sumber utama untuk menggerakkan mobil listrik. Pasalnya, baterai tersebut belum mampu memberikan terobosan sebagai baterai yang bisa menekan biaya produksi.  Lebih dari itu, penggunaan baterai lithium ion memerlukan bentuk yang besar jika difokuskan untuk menghasil daya yang lebih besar. Demikian disampaikan Jim Lentz, bos Toyota di Amerika Serikat, pada gelaran Los Angeles Auto Show.

Seperti dikutip Inautonews, atas dasar itulah Toyota saat ini mencoba mengembangkan baterai jenis baru yang diharapkan memberikan tenaga maksimal dan bisa diperoleh dengan biaya yang rendah. Toyota juga mengembangkan agar baterai buatannya nanti bisa dilakukan isi ulang memakai prinsip induksi nirkabel. Artinya, baterai bisa diisi tanpa mesti menyolokkan kabel dari sumber arus ke baterai. Inilah terobosan terbaru setelah Toyota mengumumkan ingin membuat baterai berbahan sodium beberapa waktu lalu.

Jika baterai tersebut benar-benar bisa diciptakan Toyota, maka mungkin akan segera mengakhiri pemakaian penggunaan baterai lithium ion yang dianggap sebagai tekonologi transisi. Soal kepadatan baterai juga bakal lebih irit tempat. Hanya saja, Toyota tidak akan terlalu buru-buru merilis baterai baru ini.  Artinya, penelitian mungkin masih memerlukan waktu lama demi mendapatkan performa baterai yang berkualitas.

 “Tidak penting untuk menjadi yang pertama, tapi untuk menjadi yang terbaik,” kata Lentz.

Konsentrasi Toyota untuk menciptakan teknologi ini cukup beralasan. Sebab, mobil hybrid dan listrik besutan Toyota memang mendunia. Merek ini menjadi pemimpin papan atas dalam penjualan mobil yang memakai sumber energi listrik. Toyota memimpin pangsa pasar mobil hybrid sebesar 14 persen secara global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda