Scroll to Top

SBY Minta Aparat Pantau Media Sosial, Kebebasan Berpendapat Terancam?

By Ibnu Azis / Published on Saturday, 01 Dec 2012

SBY

Facebook dan Twitter mendapat perhatian khusus dari presiden. Susilo Bambang Yudhoyono atau kerap disapa SBY meminta aparat untuk memantau media sosial tersebut. Apa alasan mantan Menkoplhukam ini?

Dalam sebuah pertemuan di Hotel Sahid Jakarta Jumat (30/11/12) kemarin, SBY memberikan arahan pada Kepala Daerah, Pengdam, serta Kapolda seluruh Indonesia. SBY mengatakan jika selama ini ia terus mengikuti seluruh pemberitaan di media.

“Jangan sampai keadaan menjadi gawat, menjadi lebih runyam, lebih membara karena pemberitaan yang tidak tepat, pemberitaan yang tidak semestinya,” ujarnya.

Menurut Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini, media memiliki peran yang sangat penting. Jika pemberitaan tidak tepat, bisa memerkeruh situasi.

“Kalau pemberitaannya tidak tepat, membikin makin keras, makin berdarah, itu kekerasan dan konflik komunal yang ada di tempat-tempat di wilayah Indonesia,” tambahnya.

SBY mengingatkan jika sekarang adalah zamannya media sosial. Di media ini upaya povokasi dan hasutan bisa muncul. Resikonya sama dengan media lain.

“Sekarang era media sosial (social media), masuklah pula di situ. Jangan dibiarkan berita yang tidak benar, menghasut, memprovokasi yang tidak akurat, segera masuk, luruskan, didik rakyat kita, didik semua untuk membicarakan kebenaran dan bukan menimbulkan keonaran,” ujarnya.

Dengan himbauan ini apakah kebebasan berpendapat di media rakyat ini tak bebas lagi? Bisa jadi demikian. Pengguna tetap bisa berpendapat dengan bebas di media sosial. Namun keberadaannya sekarang diawasi dan dipantau lebih ketat dan tegas.

“Itu arahan khusus saya, menyangkut upaya mengatasi dan mengelola konflik komunal dan kekerasan horizontal,” lanjut SBY.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda