Scroll to Top

Gol Messi ke Gawang Athletic Bilbao Bermasalah

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 03 Dec 2012

Gol Messi ke Gawang Athletic Bilbao Bermasalah

Lionel Messi mencetak 2 gol ke gawang Athletic Bilbao untuk kemenangan 5-1 Barcelona. Dengan gol-gol King Leo, Barca mencatatkan diri sebagai pemilik start terbaik dalam sejarah Liga Spanyol. Messi pun sejauh ini sudah mengemas 21 gol di La Liga. Jauh melewati Cristiano Ronaldo dan Radamel Falcao. Namun, pendukung King Leo tidak boleh terlalu ‘puas’. Karena, gol pertama Lionel Messi ke gawang Athletic Bilbao ‘bermasalah’. Marca, kubu yang memiliki otoritas untuk memberikan gelar pichichi (pencetak gol terbanyak) menganggap gol tersebut adalah gol bunuh diri Fernando Amorebieta. Bukan King Leo.

Berapa gol yang dicetak Lionel Messi ke gawang Athletic Bilbao? Jika hal ini ditanyakan ke situs resmi Barcelona, maka jawabannya adalah 2 gol. Lain halnya dengan yang diyakini oleh Marca.  Mereka menyatakan bahwa Messi hanya mencetak 1 gol.

Media yang berbasis di kota Madrid ini meyakini bahwa gol kedua Barca —gol pertama Messi malam itu— tidak berhak diserahkan kepada King Leo. Ada faktor Fernando Amorebieta yang membuat bola masuk ke gawang Athletic Bilbao.

Maka, dalam daftar pencetak gol terbanyak Liga Spanyol yang dirilis Marca, sejauh ini King Leo baru mencetak 20 gol, bukan 21. Marca sendiri selama ini adalah pihak yang bertanggungjawab untuk menyerahkan trofi pichichi (pencetak gol terbanyak dalam semusim).

Keputusan Marca untuk memberikan gol kedua Barca sebagai gol bunuh diri Fernando Amorebieta, tentu saja mengundang reaksi negatif dari media dan pihak-pihak yang pro dengan Barcelona.

Banyak yang menganggap, ini hanya akal-akalan Marca untuk membuat Lionel Messi tidak terlalu jauh mengungguli Cristiano Ronaldo (13 gol). Kedua pemain saat ini terpaut 7 gol versi Marca, dan 8 gol versi Barcelona.

Sebenarnya, kejadian seperti ini hampir terjadi dalam setiap musim. Sebagai contoh, musim lalu. Dalam pertandingan Athletic vs Barcelona musim lalu yang berakhir 2-2, wasit mencantumkan Fernando Llorente sebagai pencetak gol kedua Athletic. Sementara, Marca mencantumkan gol tersebut adalah gol bunuh diri Gerard Pique.

Yang paling unik, tentu pada musim 2010-2011. Ketika itu, versi Marca, Cristiano Ronaldo mencetak 41 gol dalam semusim. Maka, gelar pichichinya didapatkan dengan torehan sejumlah itu. Namun, ESM yang bertanggungjawab untuk memberikan Sepatu Emas Eropa, menyebut bahwa Cristiano Ronaldo mencetak 40 gol saja, bukan 41 gol. Jadilah Cristiano Ronaldo memperoleh trofi pichichi dan Sepatu Emas Eropa dengan rincian jumlah gol yang berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda