Scroll to Top

Kisruh PSSI & KPSI Membuat Semen Padang Bimbang

By Agus Prasetyo / Published on Tuesday, 04 Dec 2012

Semen Padang

Kisruh PSSI dan KPSI yang masih berlanjut hingga kini, membuat beberapa tim yang berkompetisi di Liga Indonesia bimbang menentukan pilihan. Hal itu pula yang dirasakan jawara Indonesian Premier League (IPL) musim lalu, Semen Padang.

Sebelumnya Semen Padang mengatakan niatnya untuk berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) yang dikelola PT Liga Indonesia (PT LI).

Namun kini berita terbaru menyebutkan bahwa mereka akan tetapkan berlaga di Indonesia Premier League (IPL) dengan status juara bertahan.

Sempat pula beredar kabar, jika batalnya Semen Padang untuk berlaga di ISL karena karena tak mampu memenuhi keinginan La Nyalla Mattalitti untuk menarik pemainnya dari timnas PSSI Djohar Arifin Husin.

Ketika dimintai komentarnya, Presiden Direktur PT LI Syahril Taher membantah kabar burung tersebut.

Syahril Taher menegaskan alasan Semen Padang mundur dari ISL musim depan, bukanlah karena persoalan pengiriman pemain ke Timnas PSSI Djohar.

Namun menurut Syahril Taher, mundurnya Semen Padang lebih dikarenakan oleh permasalahan organisasi.

“Saya tegaskan mundurnya SP dari ISL 2012/2013 bukan karena masalah pengiriman pemain ke timnas, tapi lebih kepada permasalahan organisasi” tegas Syahril Taher.

Syahril Taher pun tidak ambil pusing dengan keputusan Semen Padang yang pada akhirnya memundurkan diri.

“Mereka yang minta kembali ke ISL, kini mereka juga yang mundur dari ISL musim depan. Jujur, kami tidak rugi sedikitpun dengan mundurnya Semen Padang”

“Kami konsisten jalankan aturan. Mereka mau main di ISL, ya harus melewati proses yang benar. Jika tidak sabar, kami pun tidak bisa berbuat apa-apa” tegas Syahril.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda