Scroll to Top

Bupati Garut Aceng Fikri Habiskan 250 Juta untuk 1 Malam dengan Fani Oktora

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 04 Dec 2012

Bupati Garut Aceng Fikri Habiskan 250 Juta untuk 1 Malam dengan Fani Oktora

Bupati Garut, Aceng Fikri, menjadi sensasi berita, setelah kabar pernikahannya dengan Fani Oktora yang cuma bertahan 4 hari, mencuat di media. Sang bupati menceraikan istrinya karena sudah tidak perawan di malam pertama. Aceng Fikri kepada detik menyebutkan bahwa ia telah mengeluarkan uang 250 juta untuk biaya pernikahannya dengan gadis berusia 18 tahun. Yang menarik, Aceng Fikri menyebutkan, pernikahan bagaikan jual-beli. Andai barang yang dibeli tidak sesuai yang dijanjikan, maka boleh-boleh saja mengembalikan barang tersebut.

“Saya sudah keluar uang hampir habis Rp 250 juta, hanya nidurin satu malam. Nidurin artis saja tidak harga segitu,” demikian yang diucapkan Bupati Garut, Aceng Fikri, kepada majalah detik. Aceng memang cukup ‘royal’ untuk pernikahan kilatnya dengan Fani Oktora. Sebagai mas kawin saja, ada emas senilai 2 juta rupiah dan uang tunai 100 juta.

Sekilas, ucapan Aceng memang sangat kontroversial. Perkataan ini meluncur sebagai  buntut permasalahan yang mendera sang bupati dalam beberapa hari terakhir. Pernikahannya dengan Fani Oktora yang cuma berlangsung empat hari pada Juli 2012 lalu, terkuak ke muka publik.

Ya, kala itu, Fani Oktora yang membutuhkan biaya untuk melanjutkan kuliah, dipertemukan dengan Aceng Fikri. Hanya melalui dua persuaan, disepakatilah tanggal pernikahan. Namun, apa boleh buat. Sebelum kebahagiaan terajut, sang bupati Garut buru-buru mengakhiri pernikahan kilatnya. Pasalnya, Fani Oktora terbukti tidak perawan lagi di malam pertama.

Bagi Aceng Fikri sendiri, perceraiannya dengan Fani Oktora bukanlah sesuatu yang aneh. Ia membandingkan pernikahan ini dengan hukum jual-beli. Andai seseorang kecewa karena barang yang dibeli tidak sesuai yang diomongkan sang penjual, sang pembeli berhak mengembalikannya.

“Pas saya beli ternyata ‘lho, tidak sesuai speknya,’ ya nggak apa-apa dikembalikan,” kata Aceng.

Tindakan Aceng dengan pernikahan kilatnya ini, mengundang reaksi publik. Masyarakat Garut melakukan demonstrasi. Elite politik di Indonesia pun ramai-ramai berbicara seputar masalah ini. Akan halnya Aceng, ia menduga ada yang memanfaatkan kasus ini untuk merusak namanya.

Foto: Kompas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda