Scroll to Top

PSSI Akan Rubah Struktur Timnas Indonesia?

By Agus Prasetyo / Published on Wednesday, 05 Dec 2012

Halim Mahfudz

PSSI sepertinya akan merubah stuktur Timnas Indonesia, sebagai salah satu bentuk evaluasi kegagalan di  AFF Cup 2012 ini. Seperti yang diketahui bersama, Timnas Indonesia besutan Nil Mizar telah dipastikan tersingkir setelah kalah bersaing dengan Malaysia dan Singapura dipenyisihan Grub B AFF Cup 2012.

Ketika dimintai konfirmasinya, PSSI yang diwakili Sekjen Halim Mahfudz tidak membantah hal tersebut.

Halim menjelaskan jika PSSI nantinya akan melakukan perbaikan menyeluruh dalam struktur Timnas Indonesia, dengan cara membentuk sebuah tim yang akan memperbaiki system yang ada.

“Ini untuk  efektivitas kerja agar nanti tidak terlalu birokratif, namun ringkas dan cepat bergerak untuk membuat keputusan. Arahnya, tim nanti ini kita usahakan untuk tidak mudah diintervensi”.

“Kalau pertanyaannya bagaimana nasib pelatih? Kita tidak berbicara mengenai individu. Kita bicara mengenai system” ungkap Halim Mahfudz, Selasa 4 Desember 2012 kepada wartawan di kantor PSSI.

Dalam kesempatan itu, Halim Mahfudz juga mengucapkan terima kasih untuk tim pelatih dan pemain yang telah berjuang keras di AFF Cup 2012 ini.

“Saya ingin menyampaikan rasa terma kasih kepada pelatih Nil Maizar dan seluruh pemain timnas yang berjuang keras dalam babak penyisihan AFF”.

“Mereka sudah melakukan kinerja luar biasa dalam situasi yang seperti ini” puji Halim.

Halim menjelaskan, nantinya tim ini akan diisi orang-orang yang dinilai memiliki kapabilitas dalam menangani timnas.

Sayangnya, Halim belum mau menyebutkan siapa-siapa nama yang kelak akan mengisi tim ini.

“Tapi bayangannya ada satu orang  bertanggungjawab di berbagai bidang  dan  ada pula beberapa orang bertanggungjawab di bidang berbeda. Ada teknik, teknis, logistik, termasuk media”

“Jadi nanti semua programnya akan berkesinambungan. Soalnya tim ini tidak hanya mengelola timnas senior saja, tetapi juga timnas timnas U-23, U-21, dan lain-lain” jelas Halim.

Ketika disinggung apakah tim itu kelak akan diisi oleh politisi, Halim coba untuk mengomentari hal tersebut.

“Kalau dibilang politisi masuk ke sepak bola, kita tidak melihat kasus per kasus. Tapi kalau orang punya komitemen tinggi terhadap sepak bola, punya kinerja baik, visi & misi, lalu profesional, dia bisa saja masuk tim ini”

“Namun, orang menyadari bahwa di sepak bola ini bukan kerja sambilan, karena tantangannya luar biasa” tambah Halim seperti yang dilansir Kompas.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda