Scroll to Top

Barcelona Tanpa Lionel Messi Tetap Mengerikan

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 08 Dec 2012

Barcelona Tanpa Lionel Messi Tetap Mengerikan

Barcelona kemungkinan tidak akan diperkuat Lionel Messi dalam pertandingan tandang ke markas Real Betis, Benito Villamarin. Kekhawatiran pun menyergap. Mampukah Barca berbicara tanpa pria yang sudah mencetak 21 gol di Liga Spanyol musim ini? Jika jawabannya mengacu pada statistik, kubu Tito Vilanova tak perlu resah. Kekalahan terakhir ketika mereka tanpa seorang Lionel Messi, terjadi lebih dari tiga tahun lalu. Tepatnya pada 23 Mei 2009. Setelah laga tersebut, tercatat meski tanpa sang sumber gol, Barcelona tak terkalahkan dalam 19 pertandingan.

Ada hikmah tersendiri di balik memar lutut yang diderita Lionel Messi dalam laga Barcelona vs Benfica (0-0) di Liga Champions pertengahan pekan ini. Pertama, Si Nomor 10 tidak cedera fatal dan bisa memperkuat timnya lebih cepat daripada yang diperkirakan. Bahkan bukan tidak mungkin ia akan masuk dalam daftar pemain yang dibawa ke Benito Villamarin. Dan, andai King Leo absen, justru kita akan melihat seberapa tangguh Barcelona tanpa si penyihir kecil. Tito VIlanova bisa berpegang pada catatan bahwa tanpa Leo Messi, Barca tetap mengerikan. Sejak Pep Guardiola menangani klub Catalan —momen ketika Lionel Messi mulai mencetak begitu banyak gol— sudah 27 kali Sang Messiah tidak hadir. Dan rekornya sangat impresif, 20 kemenangan, 4 seri, dan 3 kalah.

Kekalahan terakhir Barca tanpa seorang Messi terjadi di El Sadar pada 23 Mei 2009. Ketika itu Osasuna menikam Barcelona 1-0 dalam pertandingan Liga Spanyol yang tak menentukan lagi. Setelahnya, tanpa Messi, kekalahan pun tak pernah menyergap. Memang, biasanya King Leo tidak dimainkan ketika Barca menghadapi lawan-lawan yang mudah ditaklukkan atau dalam laga yang sudah tak menentukan lagi. Misalnya, babak 32 besar Copa del Rey, partai terakhir babak penyisihan grup Liga Champions, atau kala Liga sudah digenggam tangan. Tapi, Barca juga pernah menghadapi lawan-lawan tangguh tanpa King Leo.

Kemenangan 2-0 atas Internazionale di Liga Champions 2009-10 adalah salah satu bukti. Ketika itu, di babak penyisihan grup, gol Gerard Pique dan Pedro Rodriguez menjadi pengunci kemenangan. Kejadian lain, adalah Barca membekap Athletic Bilbao di San Mames 1-3 pada musim 2010-11. Ketika itu, giliran Xavi Hernandez, Sergio Busquets, dan Seydou Keita menjadi penentu tiga angka tanpa seorang Messi.

Jadi, andai King Leo tak diturunkan pada laga melawan Real Betis yang biasanya cukup ketat, apakah kemenangan juga akan berpihak pada Barca? Silakan tulis pendapat Anda di kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda