Scroll to Top

Nasib PSSI, Menentukan Nasib Persis Solo!

By Agus Prasetyo / Published on Sunday, 09 Dec 2012

Kisruh PSSI dan KPSI ternyata memiliki dampak yang sangat luar biasa. Tidak hanya berdampak bagi Timnas Indonesia, tapi juga klub-klub yang bernaung di bawah kompetisi nasional.

Salah satu klub yang juga terkena imbas dari kisruh PSSI dan KPSI adalah Persis Solo. Semenjak terjadinya dualisme antara PSSI dan KPSI, tim Persis juga terkena dampak yakni pecahnya kubu menjadi dua bagian.

Ketika dimintai komentarnya mengenai kisruh dualisme PSSI dan KPSI, mantan Ketua Umum Pengurus Cabang PSSI Surakarta periode 2006-2011 yang kini menjabat sebagai Walikota Solo FX Rudy Hadi Rudyatmo tidak membantah hal tersebut.

Bahkan Rudy Hadi Rudyatmo menegaskan bahwa nasib Persis Solo ke depan, bisa saja ditentukan oleh nasib PSSI.

“Persis nasibnya ditentukan PSSI. Jika induk organisasi sepak bola Indonesia itu terkena sanksi dari FIFA, maka yang menjadi korbannya Merah Putih dan klub nasional termasuk Persis” ungkap Rudyatmo, Sabtu (9/12/12).

Pak Walikota juga menambahkan, jika terkena sanksi rakyat harus bersatu menggelar kongres untuk membentuk pengurus baru PSSI.

Setelah itu kelak jika diberi sanksi FIFA, PSSI maupun KPSI harus berinisiatif dan rela membubarkan diri.

Kongres harus membentuk pengurus baru PSSI yang tidak terkontaminasi kepentingan kelompok atau politik.

Dengan cara itu tim-tim termasuk Persis Solo, hanya ada satu dan bukan dua. PSSI juga satu, Timnas Indonesia kemudian bisa bertanding keluar dan bisa menjadi juara.

“Persis ke depan hanya satu klub, mereka bisa fokus untuk kepentingan sepak bola Indonesia, bukan kelompok atau politik” harapnya.

Ketika disinggung mengenai meninggalnya Diego Mendieta, Rudyatmo sudah meminta manajemen Persis untuk segera penyelesaikan masalah gaji pemain.

“Manajemen berupaya menyelesaikan tunggakan gaji para pemain yang belum terbayar. Kita tunggu perkembangnya” tambah Rudyatmo seperti yang dilansir Metrotv.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda