Scroll to Top

Tips Berolahraga Lari bagi Pemula

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 09 Dec 2012

lari

Lari atau joging adalah olahraga yang sangat murah. Olahraga ini bisa dilakukan kapan pun dan di manapun. Manfaat kesehatan yang bisa didapatkan pun cukup hebat. Tidak heran bila sebagian orang sangat meyukai olahraga tersebut.

Namun, bagi pemula, mungkin berolahraga lari agak sedikit melelahkan saat dilakukan di awal latihan. Tubuh belum mampu menyesuaikan diri dengan dinamisasi gerak, sehingga rasa capek lebih terasa. Dikutip dari She Knows, ada beberapa tips berolahraga lari agar bisa berlanjut menjadi sebuah kegiatan rutin yang menyenangkan:

  1. Berlarilah dengan lambat dan padukan dengan jalan kaki. Untuk mengawali, memang cukup berat bila memaksakan diri berlari terus-menerus. Oleh karena itu, lakukan lari dengan jarak pendek-pendek dan sisipi jalan kaki. Anda tidak akan kehabisan energi lewat cara tersebut. Agar tidak terlalu memaksakan tubuh, lakukan hanya sekitar 10-15 menit saja untuk per sesinya. Penggabungan lari dengan jalan akan meningkatkan daya tahan tubuh dan membuat kerja kardiovaskular lebih seimbang, Pastinya, lakukan olahraga ini secara teratur dan tidak lupa memberi waktu bagi tubuh untuk memiliki hari libur berolahraga.
  2. Carilah lingkungan yang mendukung Anda untuk aktif berolahraga. Kadang ada lingkungan yang mengejek pemula ketika sedang berolahraga. Hal tersebut bisa membuat mental menjadi jatuh. Jadi, pilihlah lingkungan yang orang di dalamnya mendukung Anda untuk hidup sehat dengan berolahraga.
  3. Memakai teknik yang tepat. Sebelum berlari lakukan gerakan pemanasan dahulu. Anda bisa melakukan squat, lunges, atau melompat-lompat. Jika tubuh sudah hangat, waktu peregangan ringan untuk kaki. Peregangan juga dilakukan untuk penggul, paha depan, paha belakang, dan betis. Saat berlari, gunakan pantat dan perut sebagai tumpuan untuk bergerak. Rasakan energi tubuh seakan mendorong ke depan.
  4. Cari permukaan jalan yang bersahabat. Pilihan jalan dengan pemukaan yang halus ketimbang terlalu menanjak. Kaki Anda masih butuh penyesuaian untuk berbagai bentuk jalan yang ditempuh.
  5. Variasikan olahraga Anda. Sekalipun Anda suka berlari, lakukan juga jenis olahraga lain. Fungsinya adalah untuk menjaga sendi dari cedera berlebihan.
  6. Pilih sepatu yang sesuai untuk olahraga lari. Sesuaikan jenis sepatu yang cocok buat Anda dan tepat pula untuk olahraga lari. Sepatu yang tepat dapat mengurangi risiko cedera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda