Scroll to Top

Efek Kecanduan Media Sosial Pada Otak Manusia

By Ibnu Azis / Published on Thursday, 13 Dec 2012

Etika Pelajar di media sosial

Media sosial dan otak. Dua hal ini ternyata berkaitan. Jika terlalu banyak menggunakan social media, bisa berimbas ke otak. Lantas apa efek kecanduan media sosial pada otak manusia, berikut temuan dari OnlineCollegeCourse.com.

Facebook miliki 1 miliar pengguna. Twitter miliki setengahnya. Dan Pinterest miliki 11,7 juta pengguna. Rata-rata pengguna Facebook menghabiskan 405 menit saban harinya. Dan aktivitas ini bertambah 81 jam setiap tahun.

Dari studi usia 18 hingga 85 tahun terungkap fakta bila bermedia sosial bahkan lebih menarik daripada merokok, dringking (alkohol), tidur, bahkan sex. Otak mereka berfikir bilamana media sosial memiliki pengaruh kuat untuk melakukan aktivitas di luar itu.

Ternyata pengguna banyak membicarakan dirinya sendiri di media sosial. Semacam budaya narsis. 30 – 40% mereka membicarakan dirinya sendiri. Pertumbuhan ini meningkat hingga 80%.

1 dari 3 pengguna di bawah usia 30 tahun menginginkan kebebasan bermedia sosial saat bekerja. Dan 56% diantaranya tak akan mengambil job yang ditawarkan jika tak diizinkan mengakses media sosial.

Rilis OnlineCollegeCourse.com juga mencermati akan kebiasaan pengguna yang gemar memosting terkait dirinya sendiri di media sosial. Tabiat ini sama dengan pola berfikir pengguna yang diandaikan berporsi sama dengan sex serta makanan.

Lantas apa dampaknya terhadap otak? Beragam. Adanya semangat motivasi yang bertambah. Kemudian munculnya euforia, adanya fungsi motorik, dan sedikit munculnya dorongan paksaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda