Scroll to Top

Real Madrid vs Espanyol 2-2: Cristiano Ronaldo Satu Gol Satu Assist

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 17 Dec 2012

Real Madrid vs Espanyol (3)

Cristiano Ronaldo gagal menjadi penyelamat Real Madrid dari kekalahan. Tampil di Santiago Bernabeu pada Senin, 17 Desember 2012, Los Blancos sempat tertinggal 0-1 terlebih dahulu melalui gol Sergio Garcia (’31). CR7 memang membukukan satu gol dan satu assist. Namun petaka hadir ketika Juan Angel Albin menjadi penentu hasil pertandingan Real Madrid vs Espanyol 2-2. Gol Albin dua menit jelang bubaran membuat skor Madrid vs Espanyol sama kuat. Hasil Liga Spanyol ini semakin mempersulit Madrid mengejar Barcelona.

Sesuai dugaan, Jose Mourinho yang tak memiliki alternatif penyerang, memasang seorang Cristiano Ronaldo sebagai ujung tombak dalam laga Real Madrid vs Espanyol. Mesut Ozil diletakkan sebagai sayap kiri, sementara Luka Modric bermain lebih ke dalam. Sementara, Espanyol mengandalkan Verdu sebagai pengendali lapangan tengah, plus Simao Sabrosa, pria kenyang pengalaman, di sektor sayap kanan.

Real Madrid tampil dominan, tapi tak diimbangi dengan mutu penyerangan yang apik. Kecemerlangan hanya ada terutama di sosok Luka Modric yang bergerak melebar untuk menyongsong bola. Dengan pola penyerangan yang mudah ditebak, Madrid seperti memberikan angin untuk Espanyol.

Kejutan justru dihasilkan oleh Espanyol. Sebuah serangan balik cepat yang apik. Verdu melepaskan umpan terobosan lambung kepada Sergio Garcia. Dan penyerang yang kekeringan gol sepanjang awal musim ini, seperti lupa tengah didampingi Pepe dan Sergio Ramos, melepaskan tembakan kencang ke sudut gawang Iker Casillas di menit 31.

Jalan buntu. Pasukan Jose Mourinho seperti kehabisan akal untuk membalas gol ini. Apalagi otak serangan mereka, Mesut Ozil dan Jose Callejon memang kehilangan semangat bertanding. Sesuatu yang mulai terbiasa bagi Madridistas.

Sampai, hadirlah gol Cristiano Ronaldo di injury time babak pertama; 20 detik lebih banyak daripada tambahan waktu yang sesungguhnya. Sami Khedira yang berada di sisi kiri pertahanan Espanyol, mengirimkan umpan silang. Dengan naluri mencetak golnya, CR7 sukses mencocor bola yang sebenarnya nyaris dikuasai bek tim tamu. Ronaldo melampiaskan rasa frustrasi dan kelegaannya mencetak gol dengan menendang bola tinggi-tinggi pasca merobek gawang lawan. Dan hidup Real Madrid, kembali dimulai.

Real Madrid vs Espanyol (1)

Real Madrid vs Espanyol (2)

Hidup itu benar-benar menjadi nyata di menit 48. Serangan gencar Real Madrid, diakhiri dengan umpan tumit Cristiano Ronaldo. Fabio Coentrao datang menyambut umpan tersebut, dan tak peduli dihimpit dua orang sekaligus, ia tetap mampu menjebol gawang Francisco Casilla. Dua gol balasan kilat dalam dua babak, yang cukup merusak mental Espanyol.

Real Madrid vs Espanyol (6)

Unggul, Real Madrid kembali menemukan kepercayaan diri mereka. Serangan balik cepat khas Jose Mourinho terlihat lagi. Hanya faktor penyelesaian akhir yang kurang memuaskan yang membuat skor tetap bertahan 2-1. Namun, secara umum, penampilan mereka jauh dari kata sempurna. Sementara, Espanyol bukannya patah arang begitu saja. Mereka masih mengancam sesekali.

Ketika Madrid mulai membuang peluang dan merasa skor tipis sudah cukup mengantarkan tiga angka, malapetaka datang di menit 88. Juan Angel Albin yang masuk menggantikan Verdu 18 menit sebelumnya, menjadi penyama kedudukan. Dan seperti biasa, prosesnya diawali dari bola mati. Tendangan sudut Espanyol, menciptakan kemelut, dan trio bek Los Blancos berjatuhan ke tanah sebelum akhirnya Albin menaklukkkan Iker Casillas dari jarak dekat.

Skor akhir 2-2 dan Real Madrid kehilangan segalanya. Mimpi memangkas jarak dari Atletico Madrid dan Barcelona lenyap oleh tim yang pada tahun 2012 ini, pernah dicukur 5-0 di stadion yang sama. Espanyol, tim peringkat sembilan belas, yang tak menang dalam 6 laga terakhir, sukses menahan Los Blancos di kandang.

Real Madrid vs Espanyol 2-2

Real Madrid (4-2-3-1): Casillas; Arbeloa, Pepe, Ramos, Coentrao; Alonso, Khedira; Callejon (Morata ’73), Ozil, Modric (Di Maria ’46); Ronaldo.

Espanyol (4-2-3-1): Casilla: Javi Lopez; Colotto, Moreno,Víctor Álvarez ( Joan Capdevila ’59); Víctor Sanchez, Forlin; Verdu (Juan Ángel Albin ’70); Simao, Wakaso (Alfonso ’29); Sergio Garcia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda