Scroll to Top

Barcelona Mesti Menang di Santiago Bernabeu untuk Menjuarai Liga Spanyol

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 18 Dec 2012

Barcelona Mesti Menang di Santiago Bernabeu untuk Menjuarai Liga Spanyol

Real Madrid adalah tim yang pantang menyerah, demikian yang disampaikan oleh Carles Puyol, kapten Barcelona. Menurut pemain yang akan memperpanjang kontrak bersama klub Catalan tersebut, Liga Spanyol sama sekali belum berakhir. Meskipun Barca tengah dalam penampilan terbaik, Puyol mengulang memori bahwa Barcelona mesti menang di Santiago Bernabeu dahulu untuk menjuarai Liga Spanyol.

Barcelona menggasak Atletico Madrid 4-1 ketika Real Madrid tertahan Espanyol 2-2. Hampir semua media menyebutkan liga sudah berakhir. Barca yang menjadi pemenang. Namun, Carles Puyol pantang meremehkan lawan. Sejarah menyebutkan, Real Madrid adalah tim tangguh yang berpotensi mengancam El Barca.

“Tim ini (Barca) tengah panas-panasnya, tapi tidak ada yang berhak memberi kesimpulan terlalu awal. Real Madrid adalah tim yang pantas menyerah. Kami pernah berjarak 12 angka dan harus memenangi laga di Santiago Bernabeu untuk memastikan gelar Liga Spanyol,” sebut Puyol.

Ya, sang kapten belum melupakan memori musim 2008/2009. Kala itu, Barca memang sempat unggul 12 angka dari Madrid, bahkan hingga pekan ke-22. Namun, secara ajaib, Los Blancos mampu memangkas jarak menjadi 4 angka saja di pekan 33. Barulah di pekan ke-34 musim tersebut, dalam laga yang diprediksi akan dimenangi Real Madrid, Barca menggilas Los Blancos di Santiago Bernabeu dengan skor telak 2-6.

Musim ini, kejadian serupa bukan tidak mungkin terulang. Barcelona memang unggul 13 angka dari Real Madrid. Namun, hal ini baru terjadi pada pekan ke-16. Masih ada 22 pekan lagi untuk pembuktian siapa yang lebih kuat. Segala kemungkinan bisa saja terjadi. Jika Madrid tiga tahun lalu bisa mengejar defisit 12 angka, mengapa saat ini tidak?

Puyol sendiri, mengaku siap memperpanjang kontrak bersama Barcelona. Sang kapten yang dikenal tanpa kompromi ini, berencana akan berkarier hingga usia 40. Saat ini, jebolan akademi La Masia ‘baru’ berusia 34 tahun. Puyol berencana mengikat kontrak untuk satu, dua, atau lima tahun ke depan. Tapi, ia sudah mewanti-wanti, jika sudah tidak nyaman lagi, ia siap pula berhenti sewaktu-waktu, meski kontrak masih belum habis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda