Scroll to Top

Real Madrid: Start Terburuk dalam Empat Musim Terakhir

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 18 Dec 2012

Real Madrid: Start Terburuk dalam Empat Tahun Terakhir

Real Madrid menjalani start terburuk dalam empat tahun terakhir. Sejak musim 2009/2010, mereka belum pernah menuai hanya 33 angka dari 16 pertandingan awal. Apalagi jika dibandingkan dengan musim lalu ketika mereka mampu memperoleh 100 angka. Apakah ini tanda-tanda bahwa pamor Los Blancos semakin meredup? Ataukah Jose Mourinho harus angkat kaki sebelum musim berakhir?

10 kemenangan, 3 kali imbang, dan 3 kali tumbang. Demikianlah catatan awal perjalanan Los Blancos di Liga Spanyol musim ini. Hal yang membuat mereka tertringgal 13 angka dari Barcelona; plus masih kalah 9 poin dari Atletico Madrid, klub yang biasanya dijauhi dengan mudah. Tercatat, sudah 15 angka yang dibuang Los Blancos dari 16 laga awal kompetisi.

Real Madrid memang pernah menuai hasil yang lebih buruk daripada awal musim ini. Yaitu, pada musim 2008/2009. Ketika itu, Los Blancos pada 16 pekan pertama, cuma meraih 29 angka dan terjerembab di peringkat lima. Namun, ini artinya mundur empat tahun ke belakang. Ketika itu Barcelona yang memuncaki klasemen mengantongi nilai 41 alias unggul 12 angka dari El Real. Di akhir musim, margin itu menipis menjadi 9 angka saja. Barca juara dengan 87 poin, sementara El Real di peringkat kedua dengan 78 angka.

Lepas dari musim 2008/2009, Real Madrid selalu tampil ciamik, berkejaran dengan Barca. Musim 2009/2010 mereka mengumpulkan 38 angka di pekan 16. Duduk di peringkat kedua. Tertinggal 2 angka dari Barcelona.

Musim 2010/2011, atau musim pertama Jose Mourinho, pada pekan ke-16, Madrid mengumpulkan 41 poin. Lagi-lagi cuma terpaut 2 angka dari Barca. Dan musim lalu, Los Blancos malah menuai 40 angka dan duduk di puncak klasemen.

Secara matematis, Madrid tidak hanya sulit mengejar 13 angka. Tetapi juga dipastikan tak akan mengulangi kesuksesan musim lalu. Jika Los Blancos mampu menyapu bersih 22 pertandingan terakhir, mereka hanya akan mendapatkan tambahan 66 poin. Alias, 1 poin lebih buruk daripada musim lalu (100 angka).

Bagi Jose Mourinho sendiri, tertinggal 13 angka adalah hal baru dalam kariernya.

“Saya tidak pernah berada dalam posisi seperti ini. Kehilangan banyak angka, dan melihat tim begitu jauh dari target. Ini hal baru,” sebutnya.

Nah, apakah Jose Mourinho mampu mengatasi masalah baru yang menghinggapi karier spektakulernya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda