Scroll to Top

Sriwijaya FC Anggap PSSI Djohar Arifin Illegal

By Agus Prasetyo / Published on Thursday, 27 Dec 2012

Keinginan PSSI pimpinan Djohar Arifin untuk melihat Timnas Indonesia Pra Piala Asia 2015 diperkuat beberapa pemain ISL, sepertinya tidak semudah membalikan telapak tangan. Misalnya saja Sriwijaya FC yang satu pemainnya diincar PSSI, secara tegas belum mau menyerahkan Tantan ke TC Timnas Indonesia.

Seperti yang diketahui bersama bahwa bomber Sriwijaya FC, Tantan termasuk satu dari 43 nama pemain yang diproyeksikan untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia Pra Piala Asia 2015.

Sayangnya, hingga kini Sriwijaya FC belum memberikan lampu hijau bagi PSSI untuk merelakan Tantan berseragam Merah Putih.

Bahkan Sriwijaya FC tidak takut dengan ancaman dari pihak PSSI, yang menyatakan akan melaporkan ke FIFA dan AFC karena menolak mendaftar dan mengirim pemainnya memperkut Timnas Indonesia.

Ketika dimintai konfrimasinya Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin menuding justru PSSI pimpinan kubu Djohar Arifin yang illegal.

“Sebab anggapan SFC dan klub ISL itu ilegal, itu tidak beralasan” ungkap Hendri Zainudin, Rabu (26/12/2012).

Hendri mengatakan justru PSSI pimpinan Djohar lah yang ilegal, sebab tidak didukung oleh 452 suara berdasarkan Rapat Akbar Sepakbola Nasional (RASN) yang digelar KPSI di Hotel Pullman pada 18 Desember 2011 lalu.

“Itu mengapa kami menolak mendaftar dan mengirim Tantan, karena SFC di bawah KPSI dan didukung suara terbanyak dari PSSI. Itu artinya, Djohar berdasarkan RASN di Hotel Pullman, sudah tidak didukung 452 suara PSSI” tegas Hendri seperti yang dilansir Tribunnews.

Sebelumnya seperti yang dilansir situs resmi PSSI, Sekjen Halim Mahfudz meminta kepada seluruh klub untuk mendaftar ulang sebelum kompetisi Indonesia Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL) bergulir.

PSSI memberikan batas waktu hingga 9 Januari 2013. Batas ini berlaku kepada semua klub sepakbola profesional di Indonesia, termasuk juga klub-klub ISL di bawah naungan PT Liga Indonesia (PT LI).

Pendaftaran ulang peserta kedua kompetisi tersebut sesuai amanat FIFA yang menyebutkan kompetisi harus berada di bawah yurisdiksi PSSI.

Namun sayangnya, hingga kini Sriwijaya FC masih belum mengizinkan Tantan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia, sekaligus juga belum mendaftar ulang seperti yang diinstruksikan PSSI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda