Scroll to Top

Kejahatan di Media Sosial Terjadi Tiap 30 Menit Sekali

By Ibnu Azis / Published on Friday, 28 Dec 2012

Twitter

Sepanjang tahun 2011, telah terjadi setidaknya 4.908 social media crime di Inggris. Dengan demikian setidaknya terjadi 13 kejahatan per harinya atau kejahatan media sosial terjadi tiap 30 menit sekali.

Ada dua sumber muara utama dari pintu masuk kejahatan media sosial: Facebook dan Twitter. Dua jejaring sosial populer ini setidaknya melahirkan 650 tersangka yang diduga kuat melakukan aksi pelecehan seksual hingga ancaman pembunuhan.

Di Inggris, Wales, dan Skotlandia, hampir ada 5.000 kasus yang dilaporkan di 29 kantor polisi di Inggris. Jika kembali ke tahun 2008, kala itu hanya ada 556 kasus. Ini berarti terjadi peningkatan kasus hingga 780%.

Keir Starmer QC, director of Public Prosecutions Inggris berujar minggu lalu jika perlunya sebuah ‘skuad Twitter khusus’. Skuad ini hadir khusus untuk menangani kejahatan dengan gaya yang berbeda.

Misalkan saja apa yang terjadi dengan kasus Paul Chambers. Pada bulan Mei 2010, ia dihukum karena menebar ancaman di Twitter akan meledakkan Bandara Robin Hood. Celakanya ia memenangkan banding. Gaya berbeda inilah maksud Keir Starmer QC yang tidak ditemukan polisi di kejahatan di ‘darat’.

Paul Chambers
Paul Chambers

Perdebatan terkait dengan kejahatan di media sosial masih menjadi polemik. Sejumlah pengguna terpaksa dibui akibat postingan kasar atau dikenal dengan sebutan trolling. Misalkan saja kasus yang dialami Matthew Woods (19) akibat komentar di laman Facebook-nya soal anak hilang, ia harus mendekam selama 12 minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda