Scroll to Top

PSSI Ditinggal Timo Scheunemann Karena Dana

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 29 Dec 2012

PSSI akhirnya harus kehilangan salah satu orang yang konsisten dalam pembinaan sepakbola usia muda, Timo Scheunemann. Timo secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI, pada Jumat (28/12/2012).

Mundurnya Timo ini adalah sehari setelah PSSI menggaet mantan kiper timnas Perancis dan eks Pelatih Atjeh United, Lionel Charbonnier sebagai Direktur Teknik PSSI.

Keputusan pengunduran diri Timo disampaikan melalui akun twitternya dan mengundang keprihatinan banyak kalangan.

“Selamat pagi! Baru saja saya mengirimkan surat pengunduran diri saya selaku Dir pembinaan usia muda PSSI” demikian tulis Timo lewat twitter.

Timo telah mengirim surat resmi pengunduran dirinya melalui email dan faksimile kepada beberapa pengurus teras PSSI.

Diantaranya seperti Ketua Umum Djohar Arifin Husin, Wakil Ketua Umum Farid Rahman, Sekretaris Jenderal Halim Mahffudz, anggota Komite Eksekutif PSSI Bob Hippy yang membawahi program pembinaan usia dini, dan pengurus lainnya.

Timo mengungkapkan hingga dirinya mengundurkan diri, ia belum menerima gaji selama empat bulan dan uang muka kontrak kerja dari PSSI.

Sesuai perjanjian kontrak meski sudah mengundurkan diri, ia masih akan bekerja dan menyelesaikan tugas-tugasnya di PSSI pada bulan Januari 2013.

“Untuk bulan Januari ini saya tidak perlu digaji. Saya hanya meminta PSSI menyelesaikan kewajiban-kewajibannya yang tertunggak” tambah Timo melalui twitternya.

Dalam konfirmasinya dengan Kompas, Timo menjelaskan memang tiadanya dana PSSI untuk menjalankan program-program kerja yang telah dirancangnya sebagai alasan pengunduran dirinya dari PSSI.

“Keputusan ini sudah agak lama saya pertimbangkan. Program-program saya tidak berjalan karena kas PSSI sangat minim. Saya tidak ingin jadi beban PSSI” jelas Timo.

Di awal kepengurusan PSSI di bawah Djohar Arifin Husin, Timo telah merancang skema pembinaan usia muda di Tanah Air melalui gagasan berdirinya Akademi Nusantara.

Akademi nusantara sendiri akan memanfaatkan 37 lokasi titik pemanduan bakat di seluruh Indonesia. Namun, sejumlah program itu tidak bisa berjalan karena tidak ada dukungan dana dari PSSI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda