Scroll to Top

Sriwijaya FC Cari Donatur Sebagai Bapak Angkat

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 29 Dec 2012

Menghadapi Indonesian Super League (ISL), Sriwijaya FC masih terus untuk memperkuat finansial. Salah satu program terdekat Sriwijaya FC adalah berencana mencari donatur maupun sponsor yang mau menjadi bapak angkat bagi tim tersebut.

Ketika dimintai komentarnya, Direktur Teknik dan SDM Sriwijaya FC Hendri Zainuddin tidak membantah hal tersebut. Donatur itu nantinya bisa secara pribadi, maupun badan perusahaan swasta atau BUMN.

Sistem yang digunakan nantinya sebagai donatur ataupun bapak angkat itu bertanggung jawab terhadap satu atau dua pemain, bukan klub secara keseluruhan.

“Jadi baik itu masalah nilai kontrak, gaji dan bonus semuanya akan dibebankan kepada bapak angkat ini” jelas Hendri, Kamis (27/12/2012).

Hendri menegaskan jika penerapan sistem ini cukup baik untuk mengantisipasi permasalahan klasik seperti penunggakan gaji pemain ataupun biaya lainnya.

Misalnya pembina Sriwijaya FC, Alex Noerdin sudah menjadi inspirator menjamin seluruh tanggungan dari Bambang Pamungkas jika bergabung dengan Sriwijaya FC pada musim.

Kemudian Hilton Moreira yang kini diicar kembali dipastikan tidak lagi terkendala dana, sebab sudah ada perusahaan yang menjaminnya.

“Nah, sistem seperti inilah yang kami coba kepada pemain lainnya yang sudah dikontrak. Jadi kami (manajemen) berusaha mengajak baik pihak perorangan maupun perusahaan swasta dan BUMD agar menjamin beberapa pemain yang kami miliki” tambah Hendri seperti yang dilansir Tribunnews.

Hanya saja, rencana untuk mencari bapak angkat ini baru sebatas konsep dan belum bisa dijadikan landasan ataupun solusi mengantisipasi besarnya pengeluaran di kompetisi musim depan.

Sistem bapak angkat ini masih dikonsultasikan lagi dengan jajaran dewan direksi yang lain, terutama dengan Dodi Alex Noerdin selaku Presiden Klub Sriwijaya FC.

“Tapi saya harapkan mudah-mudahan rencana ini berjalan mulus, dan ini yang pertama kalinya di lakukan klub-klub yang ada di Indonesia” tutupnya.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda