Scroll to Top

Bahaya Kampanye Alkohol Di Sosial Media

By Aisyah Indarsari / Published on Friday, 19 Aug 2011

Perusahaan minuman keras telah dituduh menyalahgunakan sosial media, seperti Facebook, Twitter dan YouTube, untuk kampanye alkohol mereka. Apa yang salah? Karena anak dibawah umur (13-17 tahun) ditengarai merespon kampanye mereka.

Seperti yang dikutip dari DailyMail, yayasan amal Alcohol Concern mengklaim bahwa web page produsen minuman keras tersebut memancing anak-anak dibawah umur dengan adanya game, kompetisi dan terutama video-video pesta penuh dengan minuman keras.

Apalagi dengan online marketing seperti yang mereka lakukan melalui sosial media. Tidak ada jaminan pengguna usia 13 hingga 17 tahun untuk tidak melihat, membaca atau bahkan meresponnya.

Berikut beberapa posting produsen alkohol tersebut di akun jejaring sosial mereka:

Sedangkan di Indonesia, sebuah akun yang mengatasnamakan produk alkohol lokal (walaupun belum tentu official), terindikasi juga bisa memancing anak-anak dibawah umur untuk meresponnya, seperti pada tweet berikut:

Walaupun ada beberapa situs yang menerapkan persyaratan umur untuk akses ke profilnya, tetap saja hal itu bisa ditembus anak-anak dengan akun palsu yang menyebutkan usianya lebih tua.

Ada bahaya nyata yang bisa timbul dari kampanye alkohol semacam ini. Di usia anak-anak remaja yang rentan ingin mencoba-coba sesuatu yang baru, dengan ego nya yang masih tinggi, bukan tidak mungkin cukup dengan membaca posting atau tweet seperti diatas, mereka akan lebih berani untuk mencoba.

Bagaimana menurut Anda? Amankah kampanye alkohol di sosial media bagi anak-anak kita?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda