Scroll to Top

Gareth Bale: Saya Bukan Diver!

By Wan Faizal / Published on Sunday, 30 Dec 2012

Gardner-Atkinson-Bale

Gareth Bale kembali menyita perhatian dalam pertandingan Sunderland vs Tottenham Hotspur semalam. Bukan karena gol atau aksinya menerobos pertahanan musuh, namun karena sekali lagi ia dianggap diving oleh korps pengadil di lapangan saat terjadi kontak ringan dengan Craig Gardner. Menanggapi hal itu, Bale tak terima dan menyatakan bahwa ia bukanlah pemain yang suka diving.

Pertandingan memasuki menit 81, Bale menerobos sisi kanan Sunderland yang dijaga Gardner. Terjadi kontak diantara keduanya yang membuat Bale terjatuh di kotak penalti Sunderland. Wasit Martin Atkinson meniup peluit dan bukannya menghadiahkan penalti bagi Spurs, namun justru memberi Bale kartu kuning karena dianggap diving.

Bale pun membalasnya dengan reaksi yang cukup kecewa pada sang wasit. Ia merasa lutut kanannya diterjang oleh kaki Gardner yang membuatnya tersungkur.

Bale-Gardner

“Selalu saja seperti itu. Ini adalah untuk kali ketiga dimana saya dilanggar namun justru saya yang mendapat kartu kuning. Saya pikir wasit harus melihat lebih dekat. Orang-orang selalu berpikir saya melakukan diving, padahal memang terjadi kontak,” keluh pemain bernama lengkap Gareth Frank Bale itu.

“Saya tidak bisa melakukan apa-apa. Orang boleh berkata semaunya, namun itu tak mempengaruhi saya.”

Dua kejadian sebelumnya terjadi saat Spurs bertanding melawan Liverpool dan Fulham. Kala itu, Bale yang dilanggar pemain lawan justru mendapat kartu kuning dari wasit.

Kartu kuning yang ia koleksi semalam merupakan yang kelima sepanjang musim ini berjalan. Itu berarti, ia harus absen di pertandingan berikutnya kontra Reading.

“Sebuah kesalahan besar dari wasit yang membuat kami harus kehilangan Gareth di pertandingan lawan Reading. Gardner tidak mengincar bola, namun mengincar Gareth. Sulit memang bagi wasit untuk memutuskan, namun saya keputusannya salah,” ucap Andre Villas-Boas membela anak buahnya.

“Itu semua adalah konsekuensi dari gaya main Gareth yang mengandalkan kecepatannya. Lawan pasti akan menghentikannya dengan berbagai cara, kadang benar, namun juga kadang ilegal. Satu yang pasti, Gareth tak akan mengubah gaya mainnya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda