Scroll to Top

Arema ISL Akan Terapi Mental Para Pemain

By Agus Prasetyo / Published on Tuesday, 01 Jan 2013

Arema

Pasca kekalahan Arema atas Persela 0-2 di final Piala Gubernur Jatim, segala upaya dilakukan pihak manajemen untuk membangkitkan kembali performa para pemain. Salah satunya adalah melakukan terapi mental.

Ketika dimintai konfirmasinya, General Manajer Arema Ruddy Widodo tidak membantah hal tersebut.

Ruddy menganggap bahwa para pemain membutuhkan terapi mental untuk membangkitkan kembali motivasi bermain.

“Memang ini masalah nonteknis. Anak-anak perlu lagi ditonjok mentalnya. Kami akan gunakan jasa mental therapist yang pada musim lalu berhasil membangun semangat dan karakter Arema” ungkap Ruddy Widodo, Senin (31/12/2012).

Rencana memanggil kembali mental Therapist ini diagendakan manajemen selama lima hari, yakni 2-6 Januari 2013.

Ruddy menjelaskan selain mendatangkan therapist, para pemain juga akan diajak dialog dari hati ke hati mengenai perjalanan tim untuk kompetisi musim depan.

“Tim akan bertapa dulu selama lima hari. Dalam bertapa ini, masing-masing pemain akan diajak untuk membuka pikiran dan hati. Kurang lebih, itu tujuannya” jelas Ruddy.

Sementara itu di tempat lain ketika ditanya mengenai nasib Rahmad Darmawan, Media Officer Arema Sudarmaji mengatakan akan tetap mempertahankan mantan pelatih Timnas U-23 itu.

Menurut Sudarmaji, segala masukan dan tuntutan semua pihak akan didata untuk kemajuan Arema ke depan.

“Untuk masalah RD, kami sampai saat ini masih mempercayakannya untuk menukangi tim. Sebab kerjasama antara manajemen dan RD memang bukan di turnamen, melainkan di liga yang mana target kami adalah juara” tegas Sudarmaji, seperti yang dilansir Tribunnews.

Kondisi Arema saat ini memang tak ubahnya seperti ketika musim kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2012 lalu.

Ketika itu pemain, tim kepelatihan, dan manajemen sudah berada di titik nadir keputusasaan hingga akhirnya manajemen menunjuk Suharno sebagai pelatih kepala baru.

Yang dilakukan pertama kali oleh Suharno adalah membenahi mental pemain dengan menggunakan jasa mental therapist.

Skuad Arema kala itu digembleng semangatnya selama seminggu lebih. Hasilnya, dari penguasa papan bawah Arema langsung merangsek ke papan tengah (peringkat 12), hanya dari sisa 10 pertandingan.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda