Scroll to Top

Di Inggris, SIM Dicabut Jika Penglihatan Tidak Normal

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 08 Jan 2013

tilang

Aturan ketat terhadap pemberian surat izin mengemudi (SIM) adalah penting. Setidaknya demikian yang terjadi di Inggris. Selama tahun 2011, nyaris 6 ribu pengendara telah dicabut SIM-nya dan sebagian lagi diblokir. Alasan utamanya adalah mereka tidak mampu melihat dengan baik pada jalan yang dilalui. Demikian menurut keterangan yang dirilis Departemen Transportasi Inggris seperti dikutip AutoExpress.

Menurut aturan yang berlaku di sana, pengendara harus mampu melihat jelas pada jarak minimal 20 meter. Untuk itu, pengendara diharuskan membaca plat nomor dari jarak tersebut. Bila gagal, maka SIM tidak akan diberikan atau malah dibekukan jika sudah punya. Dan, tidak ada tes penglihatan yang lebih wajib dari tes ini.

Angka SIM yang dicabut atau diblokir pada 2011 sebesar 5.285 kasus, baik untuk mobil maupun motor. Angka ini mengalami peningkatan dari tahun 2010 yang sebesar 4.906 kasus.  Menteri Transportasi Inggris Stephen Hammond mengatakan, tes penglihatan menjadi penting untk dilakukan karena berhubungan dengan keamanan berkendara.

“Kami harus memastikan bahwa hanya mereka yang aman untuk berkendara  yang  diperbolehkan di jalan-jalan kita,” kata Hammond.

Kondisi ini berkebalikan dengan negara Indonesia. SIM bisa didapatkan dengan cara mudah asal ada pungutan liar (pungli) yang dibayarkan. Tes penglihatan hanya sebatas membaca huruf atau angka tersembunyi di balik gambar mozaik pada sebuah kertas. Bahkan, bisa pula mendapatkan SIM tanpa melakukan tes tertulis maupun tes praktik. Dengan sejumlah uang tertentu, pengendara tinggal foto di kantor polisi penerbit SIM, lalu mendapatkan izin mengemudinya hanya dalam satu-dua jam.

Di  Inggris kebijakan sangat ketat. Jika ada pengendara yang tidak lolos tes penglihatan tapi memaksakan diri tetap berkendara, sanksinya adalah dituntut atau asuransi yang mereka miliki akan diblokir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda