Scroll to Top

Tucuxi Kecelakaan Karena Tidak Dibekali Gearbox

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 09 Jan 2013

tucuxi

Pasca-kecelakaan yang dialami Dahlan Iskan hari Minggu lalu (6/1), Menteri BUMN tersebut memberikan keterangan pers kemarin di Jakarta. Diduga kuat kecelakaan yang melibatkan mobil listrik Tucuxi itu disebabkan oleh permasalahan sistem pengereman yang tidak memadai untuk medan perjalanan yang berat. Dahlan mengatakan, mobilnya tidak memakai sistem pemindah tenaga (gearbox) yang bisa mengurangi beban berlebih pada rem saat dilakukan pengereman.

Fungsi gearbox ini sangat penting ketika kendaraan difokuskan untuk perjalanan dengan medan tempuh yang ringan maupun berat. Ketika mobil dipacu pada jalan menurun yang curam, beban pengereman ikut ditopang oleh gearbox. Sehingga, kekuatan pengereman bisa lebih efektif dalam menghentikan laju mobil.

Pada kasus kecelakaan mobil Tucuxi milik Dahlan yang mesinnya tidak dibekali gearbox, daya dorong mobil terlalu besar dibanding dengan kemampuan rem untuk menahannya. Akibatnya, mobil seakan tidak berfungsi remnya. Beban mobil yang seberat dua ton menjadikan daya dorong menjadi sangat besar.  Inilah yang kemudian menjadi pemicu terjadinya kecelakaan pada jalan menurun curam di bilangan Plaosan, Magetan, Jawa Timur, tersebut.

“Dari situ (kecelakaan di Kabupaten Pasuruan), saya dapat pesan singkat dari seseorang yang mengatakan bahwa mobil listrik yang tidak menggunakan gearbox, beban mengerem sepenuhnya di rem, tanpa bantuan dari sistem mobil,” kata Dahlan.

Seperti dikutip Antara, Dahlan tidak lantas mengatakan bahwa mobil listrik tanpa gearbox itu salah. Masing-masing punya keunggulannya sendiri. Dipaparkan Dahlan, salah satu keuntungan mesin yang tidak memakai gearbox adalah bisa menghemat energi yang dipakai. Namun, penggunaannya disarankan untuk tidak dipakai di medan berat. Jika medan perjalanan lebih rumit, misalnya ke luar kota, lebih baik memakai mesin dengan gearbox. Dahlan berpesan, produsen mobil wajib menjelaskan masalah ini pada pembeli produknya.

“Bukan berarti itu (mobil listrik tanpa gearbox) jelek, itu hebat. Tapi itu pilihan teknologi,” kata Dahlan.

foto: Kompas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda