Scroll to Top

PSSI Tegaskan Tak Ada Diskriminasi Lagi di Timnas Indonesia

By Aditya / Published on Friday, 11 Jan 2013

Timnas Indonesia Satu

PSSI menegaskan tidak akan ada lagi diskriminasi di Timnas Indonesia. Pernyataan ini digaungkan oleh Koordinator Timnas Indonesia PSSI, Bob Hippy, yang berharap semua pemain, baik dari kompetisi Indonesia Premier League (IPL) maupun Indonesia Super League (ISL) datang memenuhi panggilan untuk mengikuti pelatnas tim Garuda di Medan, Sumatera Utara, sebelum menghadapi Pra Piala Asia 2015.

Setelah kepengurusan Nurdin Halid beralih ke rezim Djohar Arifin Husin, PSSI sempat melarang para pemain dari ISL membela timnas dan menyebut ISL sebagai kompetisi ilegal yang tidak diakui FIFA. Namun, kini kondisi berubah. PSSI justru berharap para pemain ISL turut memperkuat skuat Merah-Putih demi kepentingan bangsa.

“Mudah-mudahan mereka datang semua. Ini bukan untuk klub. Ini untuk Garuda. Ini untuk Indonesia, bangsa dan negara kita,” tandas Bob Hippy di Jakarta belum lama ini.

Pemerintah melalui Menpora yang saat itu dijabat oleh Andi Mallarangeng pun sempat berang dan menuding PSSI diskriminatif dalam pemilihan pemain timnas. Bahkan, Menpora mengancam akan memberhentikan aliran dana ke PSSI jika kondisi seperti itu masih terjadi.

Sekarang, PSSI tidak lagi memandang dari mana klub asal pemain yang dipanggil ke timnas. Meskipun masih belum jelas apakah ISL telah diakui oleh PSSI atau belum, namun Bob Hippy menginginkan Timnas Indonesia diperkuat para pemain terbaik yang dimiliki negeri ini.

“Kita undang siapa-siapa saja yang terbaik. Kita tak lihat mereka dari ISL atau IPL. Bahkan, kita tak lagi sebut ada ISL atau IPL di sini. Tidak ada beda pemain dari kedua liga tersebut di sini,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda