Scroll to Top

Kenali Ciri Pemutih Wajah Palsu dan Berbahaya

By C Novita / Published on Friday, 11 Jan 2013

ciri pemutih wajah berbahaya

Sebagai konsumen, Anda tentu tak ingin dirugikan oleh produsen kosmetik pemutih wajah yang Anda beli, bukan? Namun sayangnya, tak semua kosmetik pemutih wajah aman dan tak mengandung bahan kimia berbahaya.

Apalagi bila Anda tak mengetahui perbedaan kosmetik pemutih wajah yang aman dan berbahaya. Bisa-bisa terlambat dan terjadi kerusakan kulit permanen, kerusakan sistem saraf, gagal ginjal, kerusakan otak, bahkan kanker. Untuk itu, ayo kenali ciri kosmetik pemutih wajah yang palsu dan berbahaya tersebut, seperti dikutip dari situs Vemale berikut ini:

1. Izin BPOM. Sudah jelas jenis pemutih wajah yang mengandung berbagai bahan kimia berbahaya tak memiliki izin BPOM. Jadi waspadalah jika krim pemutih wajah yang Anda beli tak nampak nomor izin dari BPOM. Cek pada situs resmi BPOM bisa lebih meluaskan wawasan Anda.

2. Mengkilap. Warna krim pemutih yang palsu biasanya mengkilap dan mencolok. Ini karena jenis pewarna yang digunakan biasanya berbahaya dan untuk industri.

3. Lengket dan kasar. Krim yang palsu akan terasa lebih lengket saat dioleskan dan kasar. Ini karena bahan pencampurnya adalah bedak, dan beberapa bahan lain yang tak tercampur rata.

4. Bau Logam. Jika aroma yang pertama kali Anda tangkap pada kosmetik pemutih itu adalah aroma logam atau parfum menyengat, maka sebaiknya tak usah gunakan.

5. Panas dan perih. Pemakaian bahan berbahaya pada kosmetik pemutih dapat menimbulkan rasa panas dan perih di kulit. Reaksi lain adalah gatal serta merah, terutama saat terpapar sinar matahari.

6. Pucat keabu-abuan. Kulit yang diberi paparan kosmetik pemutih berbahaya biasanya akan nampak pucat dan sedikit keabu-abuan. Tidak cerah dan segar alami.

7. ketergantungan. Pada pemutih wajah yang tak mengandung bahan berbahaya, Anda tak akan mengalami ketergantungan bila pemakaian dihentikan. Artinya, wajah tak akan menjadi gelap dan kusam bila Anda tak lagi menggunakan krim tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda