Scroll to Top

Timnas Indonesia Main Bertahan Hadapi Irak

By Aditya / Published on Sunday, 13 Jan 2013

Timnas Indonesia Bek

Timnas Indonesia mengisyaratkan akan menerapkan pola permainan bertahan saat menghadapi Irak di ajang Pra Piala Asia 2015  yang rencananya bakal digelar pada awal Februari 2013 mendatang. Indonesia dan Irak tergabung di Grup C bersama dua kontestan lainnya, yakni Arab Saudi dan Cina.

Pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar, mengatakan, skuat asuhannya harus mempunyai barisan pertahanan yang baik untuk menangkal serangan-serangan dari Irak. Hal itu cukup realistis karena Nil Maizar menilai bahwa kekuatan Irak berada di atas Indonesia sehingga ia tidak mau tim asuhannya bermain gegabah dan menjadi bulan-bulanan tim lawan.

“Sejauh ini, kami hanya fokus pada daerah pertahanan, untuk membangun organisasi pertahanan yang lebih baik lagi,” ungkap Nil Maizar di Medan, kemarin.

“Lawan kami nanti, Irak, merupakan tim yang punya kualitas yang baik dan berada di atas kami. Jadi, kami harus punya organisasi pertahanan yang bagus,” tambahnya.

Irak menjadi salah satu kekuatan besar di persepakbolaan Asia. Negara yang rawan konflik ini bahkan pernah merebut gelar Piala Asia 2007 yang diselenggarakan di empat negara sebagai tuan rumah, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Indonesia memang harus berhati-hati melawan Irak. Apalagi, skuat tim Garuda hingga saat ini belum lengkap. Dari 51 pemain yang dipanggil ke pelatnas, baru 22 pemain saja yang bergabung. Kondisi ini tentunya mengkhawatirkan mengingat babak Pra Piala Asia 2015 akan segera dimulai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda