Scroll to Top

PSSI & KPSI Bersatu? Roy Suryo: Pilih Satu Atau Tidak Semuanya!

By Aditya / Published on Monday, 14 Jan 2013

Djohar Arifin La Nyalla

Roy Suryo, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, mengaku sulit menyatukan kedua kubu yang masih berseteru di sepakbola nasional, yakni PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin dan KPSI pimpinan La Nyalla Mattalitti. Jika keduanya tidak bisa disatukan, maka opsi yang tersisa adalah pilih salah satu atau tidak sama sekali.

“Pilihannya hanyalah pilih salah satu (PSSI atau KPSI) atau tidak dua-duanya,” tandas Roy Suryo di Jakarta, hari ini, Senin (14/1/2013).

Untuk rekonsiliasi, kata Roy Suryo, tampaknya masih sukar terwujud karena kedua belah pihak sama-sama ngotot dengan ego masing-masing. Apalagi batas waktu yang diberikan oleh FIFA sudah semakin dekat.

“Untuk penyatuan itu sulit. FIFA memberi target sebelum 16 Maret (2013) sudah selesai. Yang satu mengaku de jure, kelompok PSSI Djohar (Arifin Husin). Sementara KPSI mengaku bahwa dirinya de facto,” ungkap politisi asal Partai Demokrat ini.

FIFA memberi batas waktu untuk menyelesaikan dualisme di persepakbolaan Indonesia hingga 16 Maret 2013. Ini adalah untuk kesekian kalinya FIFA memberikan toleransi kepada Indonesia. Jika gagal lagi, bukan tidak mungkin FIFA menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

Jika memang PSSI dan KPSI tidak bersatu, apakah pemerintah akan membentuk PSSI dengan wajah baru? Roy Suryo memang sempat memunculkan wacana tersebut apabila memang FIFA akhirnya menghukum sepakbola Indonesia.

“Tidak ada lagi keterikatan dengan kepengurusan yang sekarang, akan ada kepengurusan (PSSI) baru,” tandas Roy Suryo saat itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda