Scroll to Top

Usia 40 Masih Lajang, Resiko Kematian Dini Menghadang

By C Novita / Published on Tuesday, 15 Jan 2013

lajang usia 40 kematian menghadang

Menikah bisa jadi kunci untuk hidup lebih lama, dengan meningkatkan kesempatan bertahan hidup saat usia pertengahan, kata para ilmuwan. Mereka yang tak pernah menikah dihadapkan pada resiko kematian dini 3 kali lebih besar dibanding mereka yang menikah, ungkap penelitian tersebut lebih lanjut.

Peneliti pun mengungkap fakta bahwa mereka yang hidup sendiri atau lajang di umur 40 an, juga yang kehilangan pasangan pada usia tersebut punya resiko kematian dini. Paling tidak, kemungkinan mereka bertahan hidup hingga usia 60 an tidak banyak.

Hasil penelitian tersebut dilansir Dailymail, 10/1.2013. Dr Ilene Siegler beserta timnya dari Duke University Medical Center, Amerika, yang menjadi kepala peneliti.

Dari 4.802 orang relawan di University of North Carolina Alumni Heart Study yang mengikuti penelitian tersebut, rata-rata lahir pada tahun 1940-an.

Mereka dicatat kondisi pernikahannya, serta pola status perkawinan dan non perkawinan oleh para peneliti, termasuk selama usia paruh baya mereka. Juga berbagai hal yang mendukung seperti status sosial, ciri kepribadian, dan resiko kesehatannya.

Hasil penelitian melihat bahwa secara umum, ada 238 kematian yang dialami oleh para relawan. Termasuk diantaranya 32 orang wanita. Yang menjadi catatan adalah, kebanyakan kematian dini tersebut dialami oleh mereka yang lajang hingga usia pertengahan.

Penelitian ini telah dipublikasikan pada Jurnal Annals of Behavioral Medicine dalam situs online mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda