Scroll to Top

Farhat Abbas Percaya Diri Meski Diragukan Jadi Capres

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 15 Jan 2013

Farhat Abbas Percaya Diri Meski Diragukan Jadi Capres

Farhat Abbas, pengacara terkenal yang juga merupakan suami artis Nia Daniaty, tidak main-main. Ia menyatakan siap maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2014 mendatang. Farhat yang berusia 36 tahun meyakini, sudah saatnya generasi muda tampil untuk meramaikan pemilihan presiden mendatang. Meskipun ada suara-suara sumbang, Farhat Abbas pantang mundur.

Baliho yang memajang foto Farhat Abbas tampak mencolok. Di bagian paling atas, terdapat tulisan yang menjadi jargonnya “Aku Indonesia” disusul dengan tambahan, “Majukan Seni Budaya Bangsa”. Tapi, yang paling menarik dari ‘kampanye’ yang dilakukan pengacara sukses ini adalah, tulisan “Wajib Sumpah Pocong untuk Tak Korupsi dan Tak KKN”. Sepakat atau tidak, berpikiran negatif atau positif, yang jelas baliho yang menjadi tanda siapnya Farhat Abbas untuk menjadi calon presiden (capres) telah mengundang reaksi. Memancing keingintahuan dan komentar masyarakat.

Suami Nia Daniaty ini tampak cukup serius merancang perjalanannya menuju RI1. Ia mengaku sudah mengadakan sosialisasi. Farhat juga bersiap untuk bergerak ke daerah-daerah seperti Makassar, Aceh, dan Poso. Motto utamanya, adalah, membawa rakyat untuk menyadari pentingnya bersatu sebagai rakyat Indonesia, bukan terpecah dalam berbagai golongan.

“Saya mau ke daerah konflik untuk menyuarakan Gerakan Aku Indonesia. Kita ini Indonesia, nggak ada Ambon, Cina, Arab dan lain-lain,” kata Farhat kepada Liputan6.com.

Farhat tampaknya ingin memanfaatkan momentum. Meskipun banyak yang meremehkan keberaniannya, atau menganggapnya tengah melakukan guyonan, pria berusia 36 tahun ini cukup tegar. Baginya, sudah saatnya ‘anak muda’ beraksi untuk mengubah Indonesia. Ia mencontohkan Soeharto yang menjabat presiden pada usia 42 tahun.

“Pak Harto jadi Presiden di usia 42 tahun, umur saya 36 tahun, tahun depan 37. Kalau bisa mengubah Indonesia sekarang, kenapa enggak?” katanya seperti dikutip Kompas.

Sepakat dengan sikap Farhat Abbas? Atau memandang dirinya terlalu ‘pagi’ untuk mencalonkan diri sebagai presiden? Silakan tulis komentar Anda.

Foto: merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda